Selama 5 Hari, BKPSDM Gelar Pelatihan Penyusunan Pengembangan Kompetensi

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu sukses menggelar pelatihan penyusunan kebutuhan pengembangan kompetensi (Bankom) selama 5 hari di Hotel Borneo, dan ditutup Kamis (12/11/2020).

BERITA.NEWS, Luwu – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu sukses menggelar pelatihan penyusunan kebutuhan pengembangan kompetensi (Bankom) selama 5 hari di Hotel Borneo, dan ditutup Kamis (12/11/2020).

Pelatihan penyusunan kebutuhan pengembangan kompetensi (Bankom) diikuti 35 orang kasubag kepegawaian atau ASN yang mengelola data kepegawaian di 35 OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu dan 5 orang perwakilan dari kecamatan.

Sekretaris BKPSDM Luwu, Andi Ahkam Basmin, kepada media menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari. “Tujuannya memberikan kompetensi kepada para kasubag kepegawaian akan penyusunan kebutuhan Diklat ASN yang menduduki suatu jabatan dalam sebuah OPD,” ujarnya, Kamis (12/11/2020).

“Kedepannya ada namanya standar kompetensi jabatan, dimana setiap jabatan punya kompetensi, jabatan-jabatan itu nanti di isi sesuai standar kemampuan PNS. Ada indikator yang harus dipenuhi untuk menduduki jabatan dan mereka harus punya kualifikasi,” lanjutnya.

Olehnya itu kata Andi Ahkam, menyebutkan, pejabat ini harus mengikuti diktlat tertentu yang sudah ditetapkan. Contoh disebutkan Ahkam, kebutuhan Diklat ASN untuk menduduki jabatan di Dinas Perhubungan dan Satpol PP maka dia harus mengikuti diklat atau bimtek sertifikasi penyidik.

Untuk diketahui, kegiatan ini ditutup pada hari Kamis oleh Sekretaris BPSDM. Sebelum menutup, dirinya menyampaikan harapannya agar ilmu yamg diterima peserta selama pelatihan bisa bermanfaat dan diterapkan di OPD masing-masing sebagai output-nya.

Dikatakan, Kasubag Kepegawaian di setiap OPD adalah perpanjangan tangan atau satu tim di BKPSDM. “Jadi apapun masalah yang terjadi di teman-teman mestinya tetap koordinasi dengan BKPSDM,” katanya.

Baca Juga :  Ini Jawaban Bupati Luwu Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini semangat untuk melayani harus lebih besar lagi. Kita semua ini pelayan masyarakat dan kami di BKPSDM juga sebagai pelayanan dan mengurusi kepegawaian,” ujarnya.

Prinsip dalam menjalankan pelayanan kalau bisa dipermudah jangan dipersulit.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu sukses menggelar pelatihan penyusunan kebutuhan pengembangan kompetensi (Bankom) selama 5 hari di Hotel Borneo, dan ditutup Kamis (12/11/2020). ()

Terkait dengan pelatihan penyusunan pengembangan kompetensi itu kedepan BKPSDM Kabupaten Luwu akan melaporkan ke Bupati Luwu apa yang telah diikuti.

“Meskipun berat untuk diterima namun tidak apa kita ungkapkan, kita memang minim SDN, sedangkan visi dan misi Bapak Bupati, pemerintahan ini harus berjalan cepat, sementara teman-teman saat ini masih sangat butuh peningkatan SDM,” sebutnya.

Menurutnya, pihaknya di BKPSDM khususnya di bidang pengembangan setelah mengevaluasi monitoring ke beberapa OPD disebutkan telah berinisiatif melaksanakan sebuah kegiatan yang dimana nanti ujungnya adalah tentang pemetaan-pemetaan PNS yang memiliki kompetensi, sehingga ke depan punya harapan.

“Untuk pelayanan kepangkatan kami, Alhamdulillah sudah sedikit mempermudah teman-teman, tinggal keaktifan teman-teman kasubag kepegawaian ini untuk meng-update data kepegawaian yang ada di OPD,” lanjutnya.

“Harapan besar kami di BKPSDM kepada teman-teman kasubag kepegawaian kami arah silaturahminya dan semangat bekerjanya bertambah dan In Syaa Allah teman-teman LAN tidak akan lepas bimbingannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Johan Taru, perwakilan dari LAN menyampaikan kesannya. “Ini kesempatan yang kedua kalinya saya datang. Kesempatan yang kedua ini saya sangat senang sekali karena saya boleh menjumpai kawan-kawan peserta pelatihan, ya sungguh sangat luar biasa motivasinya untuk belajar,” ujarnya.

Baca Juga :  Basmin Mattayang Serahkan 3 Ambulance ke RSUD Batara Guru

“Harapan yang besar untuk meningkatkan daya saing Kabupaten Luwu, saya kira modal dasarnya sudah ada di depan mata kita, menjadi motivasi yang kuat, saya kira ini menjadi awalan yang sangat bagus untuk melakukan akselerasi untuk menghadirkan aparatur yang luar biasa hadir di Kabupaten Luwu,” lanjutnya.

Perwakilan LAN lainnya menyampaikan, kegiatan selanjutnya yaitu sistem informasi kompetensi pengembangan ASN. Jadi ada data dari setiap PNS tentang jenis kompetensi yang dibutuhkan setiap PNS.

Itu terlebih dahulu mengisi angket tentang kebutuhan kompetensi apakah itu yang bersifat manajerial atau sosial kultural.

Kemudian angket tersebut didalam sistem aplikasi diperhadapkan kepada pimpinan atasan langsung yaitu masing-masing kepala dinas untuk menilai PNS masing-masing bahwa apakah itu betul-betul yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhannya.

Nantinya kepala dinas yang menilai, kemudian setelah itu diserahkan hasilnya kepada Sekretaris Daerah, melihat apakah PNS bisa ditindaklanjuti dengan melakukan pelatihan. Ini juga menjadi acuan menetapkan berapa anggaran pelatihan yang dibutuhkan.

“In Syaa Allah, nanti ujung-ujungnya bagaimana mewujudkan PNS yang profesional dan berdaya saing dan bisa kita melakukan pelayanan prima yang baik kepada masyarakat,” kuncinya.

– MUH. ASRI