Blusukan di 4 Kelurahan, Rahman Bando Tempuh dengan Jalan Kaki

BERITA.NEWS, Makassar – Ibarat mesin, Rahman Bando punya endurance performance yang top. Bayangkan saja, Calon Wakil Walikota Makassar ini selama 2 jam nonstop jalan kaki keluar masuk lorong. Saat pasangan Calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin itu blusukan, menyasar 4 kelurahan di Kecamatan Mamajang, Sabtu (10/10/2020). Yakni Kelurahan Mandala, Mamajang Luar, Bontobiraeng dan Mamajang Dalam.

Dengan bersemangat, satu persatu agenda di beberapa titik pertemuan dilahap Rahman. Tak terhitung berapa kali Rahman singgah, bukan karena sudah ngos-ngosan atau kakinya lelah. Tapi karena menyapa warga yang kebetulan dilewatinya. Sesekali, ada warga yang meminta untuk berfoto bersama. Momen seperti ini banyak direkam kamera awak media yang kebetulan meliput.

Baca Juga :  Appi di Mata Sandiaga Uno: Inovatif dan Proaktif, Ciri Khas Pengusaha Makassar

Rahman pun kian bersemangat, karena di setiap sua warga, masalah pendidikan yang dibicarakannya. Maklum saja, Rahman pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar. Bicara perihal pendidikan dan solusinya, Rahman pasti paripurna.

“Saya sengaja berkeliling lorong untuk mendengar aspirasi warga. Banyak yang menyampaikan soal pendidikan. Terutama soal ketimpangan. Seperti, tidak ada SMP dan SMA Negeri di kelurahannya,”papar Rahman. “Appi-Rahman akan menghadirkan itu di satu tahun pertama pemerintahan. Yaitu menyamaratakan kualitas pendidikan, mulai dari kualitas guru dan sarana pendidikannya,”pungkas birokrat tulen ini.

“Kalau SMA itu kewenangan Pemprov Sulsel. Kami juga nanti akan terus bersinergi dengan Pemprov Sulsel dalam hal ini,” demikian Rahman.

Baca Juga :  Sahabat2NA APPI, Komunitas Penggerak Kemenangan Nurdin Abdullah di Pilgub 2018

Sementara itu, Ketua RW3 Kelurahan Bontobiraeng, Tajuddin Zaenal Arifin, mengapresiasi tekad Appi-Rahman memperbaiki pendidikan Kota Makassar. Mewakili warga, Tajuddin berharap Appi-Rahman bisa mewujudkan cita-cita mulianya. Apalagi ditunjang pengalaman Rahman yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan.

“Kami juga minta pelayanan seperti WiFi gratis. Ini penting untuk anak-anak sekolah online seperti sekarang,”pintanya.

loading...