Plt Sekda Luwu: Kemitraan dengan DPRD Sangat Penting untuk Kemajuan Daerah

BERITA.NEWS, Luwu – Laporan hasil pembahasan terhadap rancangan KUA-PPAS Perubahan tahun 2020 dilaksanakan di ruang pola DPRD Kabupaten Luwu. Dalam acara tersebut, selain dihadiri unsur pimpinan DPRD juga perangkat OPD Pemda Kabupaten Luwu.

Plt Sekda Luwu Ridwan Tumba Lolo menyatakan permohonan maaf karena Bupati Luwu tak hadir sebab sedang ujian Doktor melaui virtual. “Tapi Insya Allah setalah Jumat beliau akan bergabung bersama teman-teman DPRD Luwu,” katanya.

Ridwan mengatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah pada dasarnya selain merupakan tugas dan kewajiban konstitusional juga merupakan aktualisasi prinsip kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintah daerah.

Karena itu, kemitraan yang sejajar antara pemerintah daerah dan DPRD perlu dibina secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi, dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan fungsi tugas dan peran kita masing-masing untuk kemajuan daerah.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Luwu Kukuhkan 15 Orang Perwakilan Apoteker Jadi Agent Of Change

“Tanpa membina kemitraan, akan terjadi ketimpangan. Tidak akan serasi dan sejalan dalam membangun Kabupaten Luwu yang kita cintai ini,” katanya.

Olehnya itu sesuai dengan kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, bersama-sama saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan pelaksanaan, pengendalian hingga tahap evaluasi.

Menurutnya, dengan ditandatanganinya nota kesepakatan rancangan KUA-PPAS Perubahan tahun anggaran 2020 ini, maka eksekutif dan legislatif pada dasarnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangan masing-masing untuk pembangunan Kabupaten Luwu.

Baca Juga :  Buka Rakercab DPC IPIM, Bupati Luwu Ungkap Rencana Seleksi Imam Masjid

Sementara itu Bupati Luwu H Basmin Mattayang setelah shalat Jumat, kemudian hadir dalam acara rapat paripurna penyerahan naskah rancangan APBD Tahun 2020.

Orang nomor satu di Kabupaten Luwu ini mengatakan bahwa Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 strukturnya sangat berbeda akibat pandemi Covid-19. “Sehingga kita mengalami target pendapatan sangat minim, tentu gejala ini bukan hanya di Kabupaten Luwu tetapi seluruh daerah di Indonesia mengalami efek ini,” jelas bupati.

. MUH ASRI

loading...