Gubernur Sulsel Beri Santunan Bagi 5 Tenaga Medis Yang Wafat karena Tangani Covid-19

Gubernur Sulsel berikan santunan untuk keluarga tenaga medis yang wafat di Makassar.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) menyerahkan santunan dan penghargaan kepada keluarga tenaga medis yang wafat saat menangani pandemi Covid-19 atau Corona Virus.

Dalam penghargaan tersebut hadir pula beberapa menteri seperti Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala BNPB Letjen TNI Dony Monardo, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy.

Bantuan diberikan kepada masing-masing perwakilan keluarga korban sebesar Rp 300 juta. Mereka yang gugur yakni dr. Bernadette Albertina Francinsius (RS Bhayangkara Makassar), dr. Hery Demokrasi Nawing, Sp.A (RS Wahidin Sudirohusodo Makassar).

Baca Juga :  Update Covid-19 Hari Ini: Positif Bertambah 1.519, Sembuh 1.056, Meninggal 43

Selanjutnya, dr. Theodorus Singara, Sp. KJ (K) (Rs. Wahidin Sudirohusodo Makassar), H. Umar S. Kep, Ns (RS Nene Mallomo Kab. Sidrap), dan H. Saidi, Amd, Kep. SKM (Puskesmas Tonrorita Gowa).

Gubernur Sulsel mengatakan Pemerintah mengapresiasi pengabdian dan pengorbanan mereka yang berjuang sebagai garda terdepan melawan Covid-19.

“Itu apresiasi pemerintah terhadap pahlawan-pahlawan tenaga kesehatan kita yang meninggal. Kita tentu merasa kehilangan. Pemerintah begitu peduli dan memberikan perhatian kepada keluarga almarhum dan almarhumah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa duka dan penghargaan dari pemerintah kepada korban wafat tersebut.

Baca Juga :  Warga Sumsel Akan Didenda Jika Tidak Pakai Masker di Tempat Umum, Pergub sedang Dibahas

“Melalui acara ini kami mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pahlawan kesehatan yang mana dalam kesempatan ini pemerintah memberikan penghargaan dan santunan kepada keluarga korban pahlawan kesehatan yang telah memberikan dedikasi yang sangat luar biasa dalam penanganan Covid-19,” ucapnya.

  • ANDI KHAERUL
loading...