BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar Miftachul Munir mengaku proyek jalan Middle Ring Road (MRR) alami banyak persoalan mulai dari masalah anggaran hingga pembebasan lahan yang bermasalah di akhir tahap penyelesaian.
Miftachul mengatakan sejumlah persoalan mulai internal seperti, kontrak pengerjaan hingga masalah eksternal pembebasan lahan, kondisi tanah yang kurang keras akibat banjir, menambah deretan masalah Penyelesaian proyek tersebut.
“Terus terang bukan kesengajaan kami, terus terang ada masalah internal di kontraknya ada juga masalah eksternal mulai dari lahan banjir. Kondisi tanahnya juga kan beda. Istilahnya tidak bisa kita langsung terjal timbun bikin pengerasan karena ada konsolidasi nya,” ucapnya di kantor Gubernur Sulsel.
Menurutnya, masalah lambatnya MRR itu sampai melewati batas pengerjaan jadi masalah yang tidak kunjung selesai. Meski begitu, Miftachul mengatakan pihaknya tidak akan sampai lepas tangan lupakan proyek tersebut yang pengerjaannya sejak masa jabatan mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo.
“Mudah-mudahan kalau Juni Sudah selsai semua. Juli mungkin sudah di pakai. MRR dulukan kontrak awalnya 3 kilometer, cuma karena lahannya bermasalah. Itu kemudian kita optimasi sampai lemena, saat ini 1.2 kilometer itu yang bisa kita fungsionalisasikan,” ucapnya.
“Target saya si, mudah-mudahan pada Juni ini sudah kelar semua ya. Karna tinggal sepotong saja yang di pojok. Teman-teman juga sudah cor pasang,” pungkasnya.
- KH


Comment