Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Tak Melihat Dunia, Tapi Dilihat Dunia: Imam Tunanetra Asal Sinjai Ini Dapat Penghormatan Langka di Tanah Suci Makkah

badge-check

					Saifuddin HM Abd Muin Saideng, seorang imam masjid tunanetra asal Sinjai yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Makassar, mendapat penghormatan istimewa dari Pemerintah Arab Saudi saat berada di Tanah Suci. [Foto: Ist] Perbesar

Saifuddin HM Abd Muin Saideng, seorang imam masjid tunanetra asal Sinjai yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Makassar, mendapat penghormatan istimewa dari Pemerintah Arab Saudi saat berada di Tanah Suci. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Tangis haru menyelimuti sebuah pertemuan sederhana di sudut Kota Makkah. Di tengah ribuan jemaah haji dari seluruh penjuru dunia, seorang pria sederhana asal Kabupaten Sinjai justru mencuri perhatian, bukan karena kemewahan, melainkan karena ketulusan dan perjuangannya.

Dialah Saifuddin HM Abd Muin Saideng, seorang imam masjid tunanetra yang selama puluhan tahun mengabdikan diri dalam sunyi, tanpa pernah melihat dunia secara utuh. Namun di Tanah Suci, justru dunia seakan “melihatnya” dengan penuh penghormatan.

Momen menggetarkan itu terjadi di Hotel 608 Al-Hadaiq Al-Raqiah, kawasan Jarwal, Makkah, pada Rabu (13/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Pemerintah Arab Saudi datang bukan sekadar menyapa, melainkan membawa kabar yang membuat banyak orang terdiam haru.

Mereka secara khusus mencari jemaah tertua untuk diberi penghormatan. Saat nama Saifuddin disebut, suasana seketika berubah.

Bukan hanya ucapan selamat datang yang diberikan, tetapi juga sebuah rencana besar yaitu membangun masjid dan wakaf atas nama dirinya.

Sebuah penghargaan yang tak hanya langka, tetapi juga sarat makna.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H Faried Wajedi, yang mendampingi langsung pertemuan tersebut, mengaku ikut tersentuh menyaksikan momen itu.

Baca Juga :  Tangis Pecah di Sinjai! Rumah Warga Hancur Diterjang Longsor, Polisi Datang Bawa Harapan

“Mereka datang bukan sekadar memberi hadiah. Ini bentuk penghormatan luar biasa. Mereka ingin membangun masjid dan wakaf atas nama beliau,” ungkap Faried dengan suara bergetar.

Namun di balik penghormatan besar itu, tersimpan perjalanan panjang yang penuh air mata dan kesabaran.

Selama kurang lebih 20 tahun, Saifuddin menabung sedikit demi sedikit demi satu impian menunaikan ibadah haji.

Dalam keterbatasan penglihatan, ia tetap berdiri di mihrab, memimpin salat sebagai imam, menjadi penuntun bagi banyak orang meski dirinya sendiri hidup dalam gelap.

Tak ada keluhan. Tak ada putus asa. Ia berjalan dengan keyakinan, bahwa setiap langkah kecil akan sampai pada tujuan besar.

Dan kini, di Tanah Suci, perjuangan itu seakan dijawab dengan cara yang tak pernah ia bayangkan.

Bagi banyak jemaah, kisah Saifuddin bukan sekadar cerita inspiratif. Ini adalah pengingat bahwa keterbatasan bukan akhir dari segalanya. Bahwa ketulusan, kesabaran, dan keyakinan mampu membuka pintu-pintu keajaiban.

Di tengah gemuruh doa di Makkah, nama Saifuddin kini tak hanya terucap dalam lantunan salat, tetapi juga akan diabadikan dalam sebuah masjid, sebagai simbol bahwa perjuangan yang tulus tak pernah sia-sia.

Ini ebuah kisah yang mengajarkan, bahwa meski mata tak mampu melihat dunia, namun ketulusan hati mampu membuat dunia melihatnya.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Publik Mulai Bertanya: Mengapa Kursi Jabatan Penting di Pemkab Sinjai Tak Kunjung Terisi?

6 Juni 2026 - 10:02 WITA

jabatan kosong

Pemkab Sinjai Matangkan Pemulangan Jemaah Haji, Tiba 14 Juni 2026

5 Juni 2026 - 14:34 WITA

jemaah haji

Tersentuh! Kisah Puang Hasibe dan Kepedulian Polri di Pelosok Sinjai

5 Juni 2026 - 13:36 WITA

bantuan sosial

Dari Desa ke Mancanegara: Kisah Arif, Pengrajin Ijuk Sinjai yang Tembus Pasar Internasional

4 Juni 2026 - 22:25 WITA

pohon aren

Tangis Pecah di Sinjai! Rumah Warga Hancur Diterjang Longsor, Polisi Datang Bawa Harapan

4 Juni 2026 - 19:31 WITA

tanah longsor
Trending di Sinjai