Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Setelah WTP Lima Kali Berturut-turut, Nunukan Raih Penghargaan dari BPS

badge-check

					Setelah WTP Lima Kali Berturut-turut, Nunukan Raih Penghargaan dari BPS Perbesar

BERITA.NEWS, Nunukan – Deretan penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakil Bupati H. Faridil Murad terus bertambah.

Setelah dua bulan lalu dinyatakan berhasil mempertahankan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK – RI) untuk yang ke-lima kalinya, maka kali ini giliran Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS – RI) yang memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Piagam penghargaan diberikan oleh BPS – RI karena Kabupaten Nunukan merupakan salah satu kabupaten/kota yang capaian response rate-nya melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO) tahun 2020.

Response rate adalah persentase jumlah penduduk atau Kepala Keluarga (KK) di suatu wilayah yang secara aktif dan mandiri mengikuti SPO 2020.

Baca Juga :  Penyuluhan Hukum di Lapas Kelas IIB Maros Tingkatkan Pemahaman Warga Binaan dan Petugas

Dari target yang ditetapkan untuk Kabupaten Nunukan sebanyak 9.692 Kepala Keluarga (KK) atau 40.311 penduduk, ternyata hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat yang mengikuti SPO 2020 sebanyak 9.962 KK atau 41.648.

Atas penghargaan tersebut, Bupati Laura menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPS – RI karena memberikan apresiasi atas sikap pro aktif masyarakat di Kabupaten Nunukan dalam mengikuti SPO 2020.

Menurut Laura, SPO 2020 sangat dibutuhkan untuk penyediaan data kependudukan secara menyeluruh. Jika data kependudukan ini baik dan valid, kata Laura, pemerintah akan semakin mudah dalam merancang dan menjalankan sebuah program.

“Selama ini ketersediaan data kependudukan yang valid dan lengkap kerap menjadi persoalan tersendiri ketika pemerintah akan menjalankan suatu program atau kegiatan.
Nah dengan sensus penduduk kali ini, harapannya dapat menghasilkan data kependudukan yang lebih baik,” kata Laura.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kemenko Imipas Tinjau Layanan Lapas Maros

21 Mei 2026 - 15:38 WITA

Polisi Sita 1 Boks Dokumen, Kadis Perkimtan Gowa Diperiksa Selama 12 Jam

21 Mei 2026 - 14:53 WITA

korupsi

DPRD Gowa Sebut Peluang Hak Angket Sangat Besar

21 Mei 2026 - 14:09 WITA

Kolase foto Gedung DPRD Kabupaten Gowa, ilustrasi palu sidang dan hak angket, serta Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. (Foto: berita.news).

Penyuluhan Hukum di Lapas Kelas IIB Maros Tingkatkan Pemahaman Warga Binaan dan Petugas

21 Mei 2026 - 12:14 WITA

Skandal DPT PWI Sulsel, Nama Anggota Meninggal Diduga Masuk Daftar Pemilih

21 Mei 2026 - 11:21 WITA

Kantor PWI Sulsel di Jalan Maccini, Kota Makassar. (Foto: ist)
Trending di Daerah