Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Pemkab Sinjai Gandeng Semen Tonasa Olah Sampah Jadi Bahan Bakar RDF

badge-check

					Penandatanganan MoU oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Manajer Alternative Fuel & Raw Material (AFR) PT Semen Tonasa, Sukarjono. [Foto: Ist] Perbesar

Penandatanganan MoU oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Manajer Alternative Fuel & Raw Material (AFR) PT Semen Tonasa, Sukarjono. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan PT Semen Tonasa untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi bahan bakar alternatif melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), Rabu (20/5/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan hilirisasi sampah domestik di daerah tersebut.

Kesepakatan bersama itu ditandai dengan penandatanganan oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Manajer Alternative Fuel & Raw Material (AFR) PT Semen Tonasa, Sukarjono, yang disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, H. Sofwan Sabirin di Rumah Jabatan Bupati Sinjai.

Melalui penerapan teknologi RDF, sampah rumah tangga yang sebelumnya menumpuk di tempat pembuangan akan diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk kebutuhan industri semen.

Hasil olahan tersebut nantinya digunakan sebagai sumber energi dalam proses produksi di PT Semen Tonasa.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Dari Desa ke Mancanegara: Kisah Arif, Pengrajin Ijuk Sinjai yang Tembus Pasar Internasional

“Pengelolaan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi persoalan sampah di Sinjai,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer AFR PT Semen Tonasa, Sukarjono, menyebut respons cepat dari Pemkab Sinjai menjadi faktor penting dalam mendorong terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Alhamdulillah hari ini kami telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ibu Bupati terkait pengelolaan sampah melalui teknologi RDF. Ke depan, kerja sama ini akan dilanjutkan dalam bentuk kontrak kerja sama,” kata Sukarjono.

Ia menambahkan, program tersebut dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan, tidak hanya dalam mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari sisi ekonomi dan sosial.

“Kami berharap implementasi RDF di Sinjai tidak hanya menyelesaikan persoalan polusi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi sirkular serta meningkatkan kualitas lingkungan, sehingga Sinjai menjadi daerah yang lebih bersih dan tertata,” pungkasnya. (ADV)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Publik Mulai Bertanya: Mengapa Kursi Jabatan Penting di Pemkab Sinjai Tak Kunjung Terisi?

6 Juni 2026 - 10:02 WITA

jabatan kosong

Pemkab Sinjai Matangkan Pemulangan Jemaah Haji, Tiba 14 Juni 2026

5 Juni 2026 - 14:34 WITA

jemaah haji

Tersentuh! Kisah Puang Hasibe dan Kepedulian Polri di Pelosok Sinjai

5 Juni 2026 - 13:36 WITA

bantuan sosial

Dari Desa ke Mancanegara: Kisah Arif, Pengrajin Ijuk Sinjai yang Tembus Pasar Internasional

4 Juni 2026 - 22:25 WITA

pohon aren

Tangis Pecah di Sinjai! Rumah Warga Hancur Diterjang Longsor, Polisi Datang Bawa Harapan

4 Juni 2026 - 19:31 WITA

tanah longsor
Trending di Sinjai