Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pembangunan Pasar Rakyat Sudah Rampung, Kadis Perdagangan Takalar belum Bayar Pembebasan Lahan Warga

badge-check

					Pasar Rakyat Malolo yang dibangun Dinas Perdagangan yang saat ini masih dalam polemik karena lahan pembebasan lahan belum terbayarkan, Senin (22/4/2019). (AK. Berita.news) Perbesar

Pasar Rakyat Malolo yang dibangun Dinas Perdagangan yang saat ini masih dalam polemik karena lahan pembebasan lahan belum terbayarkan, Senin (22/4/2019). (AK. Berita.news)

Berita.News, Takalar – Pembangunan Pasar di Desa Malolo, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar, saat ini masih menuai polemik. Pasalnya pembangunan yang sudah rampung seratus persen namun pembayaran pembebasan lahan warga hingga saat ini masih belum terbayarkan.

Pembangunan yang dimulai dibangun sejak Oktober 2018 sampai Januari 2019 memakan anggaran sebesar 5 Miliar rupiah lebih, harus di segel pemilik lahan atau ahli waris tanah yang sekarang ini di bangun dan diberi nama Pasar Rakyat Malolo.

Pemilik lahan atas nama Sania Daeng Sati diwakili oleh ahli warisnya Muhammad Arif Daeng Beta kepada awak media mengatakan bahwa pembebasan lahan dengan luas 34 are untuk pembangunan Pasar Rakyat Malolo yang pembangunannya sudah selesai saat ini belum juga terbayarkan.

“Sampai saat ini pak belum terbayarkan, makanya saya gembok pintunya. Karena sejak Januari lalu kami sudah di janji-janji sampai sekarang, ” ungkapnya kepada awak media saat ditemui dilokasi pasar, Senin (22/4/2019).

Ia menilai pembangunan ini sudah mempunyai surat berita acara pemeriksaan secara administrasi. Artinya, anggarannya pasti sudah keluar. 
Maka dari itu Daeng Beta sapaan akrabnya meminta agar kepala Dinas perdagangan Kabupaten Takalar agar segera membayarkan pembebasan lahan milik orang tuanya.

“Saya minta kepada Kadis Perdagangan segera menyelesaikan ini, karena Kadis yang kerumah kata ibu saya untuk tanda tangan surat tanda terima surat tanah bersama empat staf Dinas Perdagangan termasuk dari PU,” bebernya.

Diketahui pembangunan Pasar Rakyat Malolo di Desa Malolo Dinas Perdagangan bekerja sama dengan Dinas Pekerja Umum (PU) Kabupaten Takalar.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Takalar Muhammad Iskandar Adam saat dihubungi melalui via selularnya tidak dapat mengangkat teleponnya saat akan dilakukan konfirmasi mengenai pembebasan pasar tersebut.
Begitupun sebaliknya, saat akan ditemui di kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Takalar, Kepala Dinas tidak berada diruangannya dan hanya beberapa staf yang ada.

“Tidak adaki pak Kadis, kalau auki ketemu, pagi-pagi datang maki,” ujar Irma salah satu staf kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Takalar kepada awak media.

auki ketemu, pagi-pagi datang maki,” ujar Irma salah satu staf kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Takalar kepada awak media.

  • AK

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan, Pos Bapas Makassar Resmi Beroperasi di Lapas Maros

27 Mei 2026 - 16:37 WITA

Inspeksi Mendadak Bersama TNI-Polri, Lapas Maros Perkuat Komitmen Zero Halinar

27 Mei 2026 - 16:13 WITA

Lapas Maros Resmi Lepas Peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2

27 Mei 2026 - 05:24 WITA

Malam Hari, Rutan Masamba Gandeng TNI-Polri Gelar Razia dan Deteksi Dini

26 Mei 2026 - 04:29 WITA

Lapas Palopo Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Sekitar

23 Mei 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah