Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Pekarangan Warga Sinjai Disulap Jadi Sumber Pangan dan Cuan, Heriwawan: Alhamdulillah

badge-check

					Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Heriwawan. [Foto: Ist] Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Heriwawan. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Bantuan dari Gubernur Sulawesi Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) bersama DPRD Sulsel ternyata membawa dampak nyata bagi masyarakat Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

Hal ini terungkap saat dilakukan peninjauan langsung dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Program yang difokuskan pada pemanfaatan pekarangan rumah warga tersebut kini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Heriwawan, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan tidak sia-sia.

Ia menilai masyarakat mampu memanfaatkan program tersebut secara optimal hingga menjadikan lahan pekarangan lebih produktif.

“Alhamdulillah, sebagaimana yang kita lihat bersama, bantuan ini telah dimanfaatkan dengan baik dan mampu menjadikan lahan masyarakat lebih produktif,” ujarnya. Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Reses DPRD Sinjai di Langguli, Warga Soroti Jalan Rusak Dompili–Kaloling

Program ini tidak hanya sebatas penanaman biasa. Warga didorong untuk melakukan pembibitan tanaman, mengelola pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, hingga mengembangkan budidaya ikan dengan sistem biofloc.

Kombinasi ini dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.

Menariknya, manfaat program tersebut kini mulai dirasakan langsung oleh warga. Pekarangan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, kini berubah menjadi sumber pangan bahkan bernilai ekonomi.

Heriwawan pun berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke lebih banyak wilayah agar dampaknya semakin signifikan.

“Harapan kami, program seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan, menambah pendapatan masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi desa ke depan. Semoga sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga demi kesejahteraan bersama,” tutupnya.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Reses DPRD Sinjai di Langguli, Warga Soroti Jalan Rusak Dompili–Kaloling

13 Juni 2026 - 12:52 WITA

reses

Mutasi Besar-Besaran di Sinjai! Pejabat Lama Geser, Wajah Baru Muncul, Berikut Daftarnya

11 Juni 2026 - 19:47 WITA

mutasi

116 Personel Polres Sinjai Diturunkan, Eksekusi Lahan di Lappa Dijaga Ketat

11 Juni 2026 - 10:05 WITA

eksekusi-lahan

Ekonomi Sinjai Melejit 11,14 Persen, HIPMI: UMKM Jadi Motor Utama

10 Juni 2026 - 19:04 WITA

ekonomi

Wabup Sinjai Ultimatum! Puskesmas Tak Bergerak Soal Stunting Akan Dievaluasi

10 Juni 2026 - 18:52 WITA

stunting
Trending di Sinjai