Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Kepala BKD Sebut Tiga Staf Khusus Wagub Aktor Utama Terbitnya SK 193 Pejabat

badge-check

					Hak Angket Dewan Hadirkan Kepala BKD Sulsel Asri Sahrun Said. (Berita.news/KH). Perbesar

Hak Angket Dewan Hadirkan Kepala BKD Sulsel Asri Sahrun Said. (Berita.news/KH).

BERITA.NEWS, Makassar – Pansus Hak Angket Dewan kali ini hadirkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asri Sahrun Said, menjelaskan dianulirnya Dua Surat Keputusan (SK) Pelantikan 193 nama yang ditandatangani Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) oleh kemendagri.

Asri dalam keterangannya mengaku dirinya tidak pernah dilibatkan dalam proses dan penetapan 193 pejabat Eselon III dan IV Pemprov. Semuanya, dikerjakan oleh Staf Khusus Wagub, ada tiga nama yang di sebut yaitu, Renra, Toteng dan Rusdi serta dibantu satu staf BKD Reza mengetik SK tersebut yang akhirnya diteken tunggal Andi Sudirman Sulaiman.

Bahkan, Asri mengatakan SK Pelantikan 193 Pejabat yang akan dilantik dikerjakan jam 12 malam di lantai tiga kantor Gubernur Sulsel. Padahal, dirinya sempat menyampaikan teguran agar SK tersebut ditunda, menunggu arahan Gubernur Namun, Staf Khusus Wagub tetap melanjutkan.

“Malam tanggal 29 saya tahu, jam 12 saya baru merapat ke tempat mereka tempat staf pak Wagub lantai 3. Atas arahan pak gubernur di cek. Setelah kami lihat ingatkan dulu ini agar ditunda. Tapi tetap dilanjutkan Renra, Toteng dia staf khusus Gubernur. Nda ada pak Wagub. Rusdi juga kalau nda salah,” tutur Asri.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Meriahkan Meriahkan Turnamen Padel Purna Praja Sulsel

Menurutnya, sebelum SK pelantikan 193 Pejabat tersebut diterbitkan, Nurdin Abdullah menandatangani SK pertama sebanyak 79 orang. Namun, nama itu bertambah setelah di tangani Staf Khusus Wagub yang disebut dapat rekomendasi Andi Sudirman Sulaiman.

“Dari 79 jadi 193 saya dalam masa transisi selaku Kepala BKD, secara keseluruhan Kami tidak ikut dalam proses. Kami tidak ikut kami hanya di pesan pak gubernur, ketika ada penambahan tetap terbatas, untuk mutasi,” ucapnya.

“Kami sampaikan belum ada mutasi diatas 100 orang selama pengalaman saya di BKD. Saya minta ini ditinjau. Dia cuma tampung akan di sampaikan Renra yang bilang. Yang jelas lebih dari 100 itu Kami sudah tidak di libatkan sama sekali,” ungkapnya.

  • KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ilmuwan Indonesia yang Mendunia Itu Hadir di Kampus UHW Taruna Ikrar disambut dengan Antusias

14 Juni 2026 - 18:44 WITA

Pansus Hak Angket DPRD Gowa Mulai Panggil Saksi Objek Hak Angket

14 Juni 2026 - 17:35 WITA

Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Gowa, Asrul Makkarausu Sujiman, (Foto: DPRD Gowa)

Tak Ajukan Banding, KPK Terima Vonis 4,5 Tahun Noel Ebenezer

14 Juni 2026 - 16:37 WITA

Wali Kota Munafri Meriahkan Meriahkan Turnamen Padel Purna Praja Sulsel

14 Juni 2026 - 09:30 WITA

DPR RI Soroti Dugaan Sabu di Lapas Makassar, Minta Ditjenpas Bertindak

13 Juni 2026 - 21:03 WITA

Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia. (Foto: Ist)
Trending di Makassar