BERITA.NEWS, Sinjai — Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Sinjai. Ribuan sapi kurban ternyata sudah disiapkan, bahkan sebagian besar telah dikirim ke luar daerah hingga Kalimantan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Burhanuddin, memastikan ketersediaan stok sapi kurban dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, ketersediaan stok kita saat ini mencapai 7.340 ekor dengan usia di atas dua tahun,” ungkapnya, Selasa (19/5/2026).
Yang menarik, dari total tersebut, ribuan sapi ternyata sudah lebih dulu “berangkat” ke berbagai daerah. Sebanyak 1.241 ekor dikirim ke Kalimantan dengan harga rata-rata Rp35 juta per ekor.
Sementara itu, pengiriman ke sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan juga tak kalah besar, yakni 1.236 ekor dengan kisaran harga Rp14 juta hingga Rp20 juta per ekor.
Lonjakan distribusi ini menunjukkan tingginya permintaan sapi kurban asal Sinjai yang dikenal memiliki kualitas baik.
Namun di balik tingginya angka penjualan, DPKH Sinjai tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan aspek kesehatan hewan.
Burhanuddin menegaskan, setiap hewan kurban wajib melalui pemeriksaan kesehatan sebelum disembelih guna mencegah risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia.
“Bagi masyarakat yang akan menyembelih hewan kurban diwajibkan menghubungi petugas untuk memeriksa kesehatan hewan dan mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan,” jelasnya.
Di sisi lain, tren jumlah hewan kurban di Kabupaten Sinjai juga diprediksi mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2025 jumlahnya sekitar 1.500 ekor, maka tahun ini diperkirakan naik menjadi sekitar 1.600 ekor.
Dengan stok melimpah dan pengawasan ketat dari pemerintah, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan sesuai syariat.
Penulis: Thatang
![]()





























