Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Gagal Dapatkan Suara, Caleg di Takalar Bongkar Kuburan Warga Dilahannya

badge-check

					Salah satu kuburan yang dibongkar beberapa hari yang lalu, Selasa (11/6/2019).(Berita.news/Abdul Kadir) Perbesar

Salah satu kuburan yang dibongkar beberapa hari yang lalu, Selasa (11/6/2019).(Berita.news/Abdul Kadir)

BERITA.NEWS, Takalar – Ditengarai karena berbeda pilihan saat Pemilu April 2019 lalu, sedikitnya empat kuburan yang berlokasi di lingkungan Pangkarode kelurahan Pattene, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar dibongkar paksa.

Diketahui, pemilik tanah makam tersebut yang merupakan salah satu Calon Legislatif (Caleg) tidak dipilih pada Pemilu 17 April lalu meminta kepada keluarga pemilik makam untuk membongkar makam tersebut dan dipindahkan dari tanah miliknya.

Caleg tersebut dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Daerah Pilih (Dapil) 1 meliputi Polongbangkeng Selatan (Polsel), Polongbangkeng Utara (Polut), dan Pattallassang, Kabupaten Takalar yakni berinisial BT.

BT meminta salah seorang warga yakni Abdul Rauf Ngampa untuk memindahkan kuburan Istrinya dari lahan tersebut. Hal ini dikatakan Muhammad Rusli Ronrong yang merupakankeluarga dari Daeng Ngampa.

“Kebetulan saya ada disitu dan Daeng Baji mengatakan kasih tahu Daeng Ngampa, suruh pindahkan itu kuburan istrinya yaitu Daeng Lebong ketempatnya Haji Bonto karena Daeng Ngampa Tidak pilih Haji Talli Pemilu kemarin,” tutur Muhammad Rusli, Selasa (11/6/2019).

Sikap Oknum Caleg dari Partai Gerindra tersebut dinilai sangat disayangkan, Daeng Ronrong menilai hanya karena perbedaan pilihan dalam Pemilu, seseorang tega mengaitkannya dengan makam orang yang sudah lama meninggal.

“Terus terang saya ini timnya BT tapi saya sangat kecewa karena hanya beda pilihan keluarga kami yang sudah meninggal jadi korban kejamnya politik,” sesalnya.

Muhammad Rusli juga mendesak Ketua Partai Gerindra Takalar untuk memberikan sanksi kepada Anggota partainya tersebut, karena dinilai sudah mencoreng nama Partai Gerindra di mata masyarakat.

Diketahui, empat kuburan yang dibongkar tersebut diantaranya, Mallarangan Daeng Ngopa, Sugi Daeng Ngiji, Baso Daeng Tunru dan Burhayati Daeng Lebong.

Untuk makam dari Istri Abdul Rauf Daeng Ngampa kini telah dipindahkan ke tanah keluarga besarnya yang tidak jauh dari pemakaman sebelumnya.Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Partai Gerindra maupun dari Oknum Caleg tersebut.

  • Abdul Kadir

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan, Pos Bapas Makassar Resmi Beroperasi di Lapas Maros

27 Mei 2026 - 16:37 WITA

Inspeksi Mendadak Bersama TNI-Polri, Lapas Maros Perkuat Komitmen Zero Halinar

27 Mei 2026 - 16:13 WITA

Lapas Maros Resmi Lepas Peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Batch 2

27 Mei 2026 - 05:24 WITA

Malam Hari, Rutan Masamba Gandeng TNI-Polri Gelar Razia dan Deteksi Dini

26 Mei 2026 - 04:29 WITA

Lapas Palopo Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Sekitar

23 Mei 2026 - 15:26 WITA

Trending di Daerah