Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

Ciptakan Aplikasi Deteksi Bencana, Disdik Sulsel Launching Karya Siswa SMK 3 Gowa

badge-check

					Launching Aplikasi Deteksi Bencana Oleh Disdik Sulsel. Perbesar

Launching Aplikasi Deteksi Bencana Oleh Disdik Sulsel.

BERITA.NEWS, Makassar – Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel launching aplikasi deteksi bencana karya siswa SMK 3 Kabupaten Gowa di pelataran Gong Andalan SMK. Jalan Ujung Pandang, Makassar. Senin (27/5/2019).

Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan aplikasi bencana tersebut bisa mendeteksi jika sewaktu-waktu ada potensi tsunami atau gelombang tinggi di lautan.

None (sapaan akrab kadisdik) menyebut melalui alat yang ditempatkan di laut itu terkoneksi dengan Gong Andalan, sehingga mengeluarkan bunyi dentuman ketika terjadi bencana.

“Ada receiver penerima, ketika ada bencana gong ini akan berbunyi. Ini juga akan receiver ke beberapa sekolah, ketika terjadi kenaikan gelombang laut,” ucapnya.

Lebih jauh None menjelaskan, dalam aplikasi tersebut juga telah di lengkapi dengan akses jalan yang bisa mendeteksi kemacetan, jadi sangat membatu bagi pemegang aplikasi.

“Kemampuan kalau ada bencana. Saat listrik mati ada power bank di aplikasi itu jadi bisa tahan dua hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK 3 Kabupaten Gowa, Karnedy Bolong menjelaskan cara kerja alat pendeteksi tsunami itu, sama halnya dengan alat pendeteksi tsunami yang ada sebelumnya, alat ini juga dipasang di laut. 

“Cuma kalau alat ini, itu yang terdeteksi adalah tekanan atau suhu udara, alat ini sudah berfungsi. Jadi sebelum tinggi air terdeteksi, suhunya saja itu sudah mengirimkan penanda tinggi air,” kata Karnedy. 

Selanjutnya, sinyal yang dikirim dari alat yang ada di tengah laut itu, akan diterima oleh penerima sinyal (receiver) yang ada di gong raksasa andalan, di samping Benteng Rotterdam. 

“Dari sini akan mengeluarkan bunyi gong yang bisa langsung didengar masyarakat,” pungkasnya.

KH

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Luncurkan Ultra Mesh Wi-Fi, Internet Lebih Merata di Seluruh Rumah

18 April 2026 - 12:14 WITA

Telkomsel Jaga Kualitas Jaringan saat RAFI 2026, Trafik Data Naik 10,4 Persen

13 April 2026 - 16:56 WITA

SIMPATI Hadirkan Instagram Basic Mode, Tetap Terhubung Meski Kuota Habis

1 April 2026 - 19:38 WITA

Cuma 4 Langkah! Bikin Kartu Ulang Tahun Keren di Creative Studio Galaxy S26 Series

23 Maret 2026 - 07:14 WITA

Samsung Galaxy S26 Series dan Buds4 Series Hadir di Indonesia, Takbiran Makin Seru

21 Maret 2026 - 06:56 WITA

Trending di Tekno