BERITA.NEWS, Tangerang — Guna mengurai persoalan lingkungan secara berkelanjutan, Pemerintah Desa Lontar resmi memulai tahapan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).
Memasuki hari keempat proses pengerjaan, pihak desa tengah memfokuskan pengerjaan pada tahap pengurugan lahan yang akan menjadi sentral pengolahan limbah domestik tersebut.

Kepala Desa Lontar, Dodi Rissi Slamet, menjelaskan bahwa inisiasi pembangunan infrastruktur TPST ini merupakan tindak lanjut nyata atas instruksi langsung dari Bupati Tangerang, Drs. H. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si., sekaligus merespons cepat aspirasi yang mengalir dari masyarakat setempat.
Dalam realisasinya, proyek strategis ini menerapkan konsep kolaborasi multi-stakeholder. Pemerintah Desa Lontar menggandeng sektor industri lokal, yakni program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLTU 3 Lontar yang dikomandoi langsung oleh Senior Manager, Bapak Ria.
Pada tahapan perdana ini, proses pengurugan lahan membutuhkan volume material yang cukup besar. Pihak pelaksana memproeksikan kebutuhan pasokan hingga mencapai 150 ritasi Bottom Ash (limbah abu batubara ramah lingkungan) yang disuplai oleh mitra industri terkait.
“Menyikapi permasalahan sampah ini, kita sadar bahwa ini adalah persoalan seumur hidup yang akan terus kita hadapi. Oleh karena itu, TPST ini hadir sebagai solusi jangka panjang. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen agar pembangunan ini berjalan cepat dan segera memberikan manfaat luas untuk warga Lontar,” ujar Kades Dodi Rissi Slamet, Rabu (20/5/2026).
Lebih lanjut, Dodi menambahkan bahwa keberadaan TPST ini diharapkan mampu meminimalisir dampak buruk penumpukan sampah di pemukiman, serta mengedukasi warga tentang tata kelola limbah mandiri yang lebih higienis.
Meski diakui belum bisa menyelesaikan seluruh dinamika problematika sampah secara instan, langkah mitigasi struktural dari jajaran Pemdes Lontar dan PLTU 3 Lontar ini diyakini menjadi lompatan besar menuju terciptanya kawasan desa yang bersih, sehat, dan bernilai ekologis tinggi.
![]()





























