Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

BPS Catat Pengangguran di Sulsel Alami Penurunan

badge-check

					BPS Catat Pengangguran di Sulsel Alami Penurunan Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi penurunan jumlah pengangguran di Sulawesi Selatan (Sulsel) alami penurunan per februari 2022.

Hal ini tentu berimplikasi positif terhadap kondisi ketenagakerjaan di Sulsel ke tren perbaikan, seiring dengan pemulihan ekonomi masa transisi pandemi Covid-19 ke endemi.

BPS Sulsel mencatat jumlah angkatan kerja Februari 2022 sebanyak 4.592.327 orang, naik 158.613 bandingan Februari 2021. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik 0,49%.

Adapun penduduk bekerja 4.328.117 orang, naik 151.137 dari Februari 2021. Sektor Transportasi dan Pergudangan sumbang lapangan kerja paling besar (0,92 persen poin).

Sedangkan lapangan pekerjaan yang alami penurunan terbesar yakni sektor konstruksi (1,42 persen poin).

Selanjutnya, 2.632.455 orang (60,82 persen poin) bekerja pada kegiatan informal, turun 1,47 persen poin bandingkan Februari 2021.

Baca Juga :  Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

“Persentase setengah pengangguran turun 1,14 persen poin, sementara pekerja paruh waktu turun 2,82 persen poin bandingkan Februari 2021.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 5,75 persen, turun sebesar 0,04 persen poin bandingkan dengan Februari 2021,” kata Kepala BPS Sulsel Suntono.

Lebih lanjut, Suntono mengatakan ada 292.284 orang atau 4,19 persen poin usia kerja terdampak pandemi Covid-19.

Pengangguran karena Covid-19 tercatat 23.909 orang, tidak bekerja karena pandemi 10.037 orang, penduduk yang alami pengurangan jam kerja 240.279.

“Penduduk bekerja yang terdampak Covid-19 mengalami penurunan 224 ribu lebih orang. Pengangguran karena Covid-19 juga mengalami penurunan hingga 10 ribu lebih orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Gurbernur Andi Sudirman Sulaiman mengaku bersyukur, kondisi ekonomi Sulsel perlahan mulai membaik di masa pandemi Covid-19.

“Kalau melihat laporan ini hal yang bagus. Menjadi indikator baik dan semakin membaiknya perekonomian kita di Pandemi Covid-19.

Ini memberikan gambaran, usaha pemulihan ekonomi yang kita lakukan berdampak positif,” ujarnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Bumi 2026, DWP Sulsel Tanam Bibit Unggul Bernilai Ekonomi

8 Mei 2026 - 12:27 WITA

Kepala BKN Apresiasi Pemprov Sulsel Jadi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN

7 Mei 2026 - 15:25 WITA

Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

7 Mei 2026 - 12:51 WITA

Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga Benahi Drainase Jalan Aroepala

5 Mei 2026 - 10:52 WITA

Pemprov Sulsel Usul 2.200 Km Jalan Provinsi Sebagian Dialihkan ke Nasional

30 April 2026 - 13:46 WITA

Trending di Pemprov Sulsel