Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

NA dan Mendag RI Lepas 18 Komoditi Ekspor Keluar Negeri

badge-check

					Mendag RI Agus Suparmanto dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Lepas 18 Komoditi Ekspor. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Mendag RI Agus Suparmanto dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Lepas 18 Komoditi Ekspor. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) lepas ekspor 500 TEUs, berisi 18 Komoditas. Dikirim ke beberapa Negara di Asia. Hadir juga Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto. 

Dari 18 Komoditas itu, yakni marble, karagenan, mete kupas, Cashew shell cake, cashewnut hull, cocoa cake, coconut dan coffee, frozen fish, frozen shrimp, fero nickel, fine wheat bran, grill flying fish, oleo pine resine, pepper, plywood dan seaweed. 

Volumenya mencapai 7.930,51 ton. Jika diuangkan senilai US$ 19,75 juta. Negara tujuan ekspor tersebut, Jepang, China, Hongkong, Vietnam, Korea, dan Taiwan. 

“Kita akan mengevaluasi semua yang menghambat investasi, karena saya kira sangat jelas arahan bapak presiden tema utamanya adalah ciptakan lapangan kerja dan mendorong SDM yang unggul,” kata NA, di Pelabuhan Makassar. Rabu (20/11/2019).

Baca Juga :  Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Menurutnya, tema sentral pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan kolaborasi yang baik pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. 

“Kita harus bekerja berkolaborasi bersinergi dan ini sudah dilakukan di Pelindo. Alhamdulillah saya kira kedepan ini terus harus jaga dengan baik dan melakukan koreksi apa yang menjadi hambatan-hambatan ekspor,” ucapnya.

Soal rumput laut, NA juga meminta seluruh perbankan agar meningkatkan produksinya menjadi kebutuhan pokok salah satu perusahaan. Sulsel sendiri mencapai 100 ton perharinya, sementara yang tersedia hanya berkisar 30 sampai 50 ton saja perhari.

“Exportir kita Alhamdulillah harga-harga komoditas kita naik, terutama rumput laut yang tadinya hanya Rp 6.000 sampai Rp 7.000, hari ini sudah mencapai Rp 28.000,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 10:48 WITA

Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

27 April 2026 - 20:43 WITA

video
Trending di Makassar