Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

Mendapatkan Pemangkasan TKD, Pemkot Parepare Genjot PAD Lewat Sistem Digital

badge-check

					Mendapatkan Pemangkasan TKD, Pemkot Parepare Genjot PAD Lewat Sistem Digital Perbesar

BERITA.NEWS, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menghadapi tantangan berat dalam pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2026 mendatang.

Pasalnya, dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat mengalami pemangkasan signifikan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarung Agung Hamka, membenarkan bahwa alokasi dana TKD mengalami penurunan sebesar Rp101 miliar.

Dengan demikian, Pemkot Parepare hanya akan menerima APBD sebesar Rp800 miliar pada tahun anggaran 2026.

“Kita dikurangi Rp101 miliar,” ungkap Hamka, Kamis (16/10/2025).

Hamka menjelaskan bahwa pengurangan dana tersebut akan berdampak pada sejumlah program prioritas pemerintahan Wali Kota Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto, di mana beberapa agenda pembangunan kemungkinan tidak dapat direalisasikan sepenuhnya.

Selain itu, Pemkot Parepare juga dihadapkan pada beban tambahan berupa pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang mencapai sekitar Rp67 miliar, serta P3K paruh waktu sebesar Rp10 miliar.

“Meski sulit di tengah kondisi efisiensi, kami pemerintah kota tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan seluruh program prioritas bapak Wali Kota,” tegasnya.

Kendati demikian, Hamka menegaskan bahwa Pemkot Parepare tetap mendukung penuh kebijakan efisiensi nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai langkah antisipatif terhadap pemangkasan tersebut, Pemkot Parepare akan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pajak dan retribusi.

Pemerintah kota juga akan memperkuat sistem pembayaran digital untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, serta mencegah potensi kebocoran penerimaan daerah.

“Kita akan optimalisasi PAD. Penerimaan pajak dan retribusi kami terapkan sistem digital untuk mencegah kebocoran. Kolaborasi dan sinergitas antara satuan kerja akan meningkatkan PAD,” jelas Hamka.

Dengan strategi digitalisasi dan efisiensi tersebut, Pemkot Parepare optimistis dapat menjaga stabilitas fiskal serta melanjutkan program pembangunan prioritas meskipun dalam keterbatasan anggaran.

“Kami optimistis, dengan kerja sama dan efisiensi yang tepat, Parepare tetap bisa tumbuh dan berbenah,” tutup Hamka.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare

Gubernur Sulsel Hadiri Jalan Sehat “Gerak Itu Keren” di HUT ke-66 Parepare

12 April 2026 - 15:35 WITA

jalan-sehat

Tasming Hamid Lepas Kafilah MTQ Parepare, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

11 April 2026 - 17:49 WITA

tasming-hamid

Peringatan HBP ke-62, Lapas Parepare Ajak Pegawai Donor Darah

8 April 2026 - 19:29 WITA

donor darah
Trending di Parepare