Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Warga Sinjai Selatan Resah, Serangan Lalat Diduga Akibat Peternakan Ayam

badge-check

					Serangan Lalat Ganggu Ketentraman Warga Sinjai Selatan. (Foto: Ilustrasi/ Pixabay) Perbesar

Serangan Lalat Ganggu Ketentraman Warga Sinjai Selatan. (Foto: Ilustrasi/ Pixabay)

BERITA.NEWS, SINJAI – Warga Bontopedda, Lingkungan Caile, Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan mengeluhkan serangan lalat yang menyerbu pemukiman mereka selama sepekan terakhir.

Keberadaan lalat dalam jumlah besar ini dianggap sangat mengganggu aktivitas warga, terutama di momen silaturahmi pasca Idul Fitri 1446 Hijriyah.

“Kadang ada tamu yang datang ke rumah tidak makan dan minum sampai pulang, mungkin merasa jijik dengan banyaknya lalat,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (3/4/2025).

Beberapa warga menduga bahwa serangan lalat ini berasal dari peternakan ayam yang berdekatan dengan pemukiman mereka.

Baca Juga :  Berani Dipecat! Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Anti HP Ilegal dan Narkoba

“Ada kemungkinan karena adanya kandang ayam dekat dengan pemukiman padat penduduk,” ujar seorang warga lainnya.

Menanggapi keluhan ini, warga meminta pihak terkait untuk turun tangan melakukan peninjauan serta mencari solusi agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Mereka menekankan pentingnya pengawasan terhadap usaha peternakan, terutama dalam penerbitan izin dan pengelolaan operasionalnya.

“Seharusnya ada pengawasan ketat terhadap usaha peternakan ayam, mulai dari izin pendirian hingga operasionalnya. Jangan sampai keberadaannya justru merugikan masyarakat sekitar,” harap warga.

Diharapkan, pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan Kabupaten Sinjai segera mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan ini demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mulai Juni! ASPENDAM Sinjai Tetapkan Harga Baru Air Galon, Berikut Rinciannya

9 Mei 2026 - 22:15 WITA

air galong

Warga Harap Tenang! Pilkades PAW 4 Desa di Sinjai Segera Dimulai, Ini Bocoran Jadwalnya

9 Mei 2026 - 20:04 WITA

pilkades-paw

Terancam Mangkrak! Proyek Pembangunan SPPG BGN di Sinjai Terhenti, Diduga Tersandung Soal Dana

8 Mei 2026 - 20:14 WITA

dapur MBG

Air Jadi Rebutan! Petani Sinjai Begadang Tiap Malam di Sawah, Irigasi Apareng Disorot

8 Mei 2026 - 16:13 WITA

sawah

Berani Dipecat! Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Anti HP Ilegal dan Narkoba

8 Mei 2026 - 14:03 WITA

razia
Trending di Sinjai