BERITA.NEWS,Makassar- Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Sulsel 2026 menjadi akhir perjalanan Devo Khadafi setelah 12 tahun atau 3 periode menjabat Ketua, kini ia memohon pamit dari organisasi bulutangkis tersebut.
Didepan peserta Musprov PBSI yang diikuti oleh para Pengurus Kabupaten dan Kota (Pengkab/Pengkot), Devo menegaskan dirinya telah merasa cukup mengabdikan diri bersama organisasi Bulutangkis tersebut.
Meski begitu, kiprahnya dalam dunia olahraga tidak pernah berhenti, bahkan akan memikul tanggungjawab yang lebih besar lagi sebagai Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel di kepengurusan baru.
“Karena saya sudah 3 periode sebagai Ketua PBSI, sudah membenahi organisasi kemudian pembinaan juga sudah jalan, maka izinkan saya juga membantu KONI Sulawesi Selatan supaya lebih bagus lagi organisasi nya nanti berprestasi lebih baik di PON yang akan datang,” ucapnya. Minggu (8/2/2026), di Hotel Almadera Makassar.
Menurutnya, melanjutkan pengabdian di KONI Sulsel merupakan permintaan langsung dari Ketua terpilih Darmawangsyah Muin yang meminta dirinya bersama-sama membenahi organisasi tersebut.
“Musprov ini menjadi yang terakhir bagi kami. Izinkan kami atas nama Pengurus Provinsi PBSI permohonan maaf apabila dalam interaksi kami itu ada hal yang kurang berkenan,” ujarnya.
Pada Musprov kali ini, para Pengurus Pengkab dan Pengkot PBSI memberikan tanda mata penghargaan khusus kepada Devo Khadafi atas dedikasinya selama 12 tahun memimpin pembinaan Bulutangkis di Sulsel.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi Pengprov PBSI juga memberikan beberapa penghargaan kepada sponsor yang terus membantu pembinaan bulutangkis di Sulsel, yaitu Bank Sulselbar, BNI, Sriwijaya Air, Poltekkes Kemenkes Makassar dan Libra Sport.
Musprov PBSI juga memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah yang peduli pembinaan bulutangkis yaitu Makassar, Gowa dan Luwu.
Lalu ada penghargaan untuk Progres Sistem Informasi terbaik, pendataan atlet diraih oleh
Pengkot dan Pengkab Makassar, Luwu Timur dan Soppeng.
Serta penghargaan khusus live achievement Award kepada Haji Tancung, Pak Rasyid sebagai tokoh inspiratif yang setia menjaga pembinaan Bulutangkis di Sulsel hingga akhir hayatnya.


Comment