BERITA.NEWS, Sinjai – Fakta mengejutkan terungkap dari kisah keluarga prasejahtera yang sempat viral di Sinjai. Pasangan suami istri Katenni alias Puang Conni dan Rizki alias Bu Kiki diketahui menanggung utang warung hingga Rp2.736.000, angka yang memberatkan kondisi ekonomi mereka.
Keluarga yang tinggal di Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo ini sebelumnya ramai diperbincangkan publik karena kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, bahkan untuk membeli beras sehari-hari.
Kisah pilu itu akhirnya sampai ke telinga Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif. Pada Rabu (14/1/2026) sore, orang nomor satu di Kabupaten Sinjai tersebut turun langsung mengunjungi rumah keluarga tersebut.
Saat berdialog, terungkap bahwa utang di warung sekitar menjadi beban utama yang terus menghantui kehidupan keluarga itu dari hari ke hari.
Tanpa banyak bicara, Bupati Ratnawati langsung mengambil langkah cepat dengan melunasi seluruh utang keluarga tersebut di warung tempat mereka biasa berbelanja kebutuhan pokok.
“Iye, utangnya di warung atau toko itu dilunasi ibu Bupati sebesar Rp2.736.000,” ungkap seorang warga setempat yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Sinjai, Mansyur, membenarkan aksi kemanusiaan itu. Ia menegaskan bahwa pelunasan utang tersebut menggunakan dana pribadi Bupati Sinjai.
“Ibu Bupati melunasi utang keluarga tersebut dengan dana pribadinya, bukan dari anggaran pemerintah,” jelas Mansyur.
Selain melunasi utang, Bupati Ratnawati juga menyerahkan bantuan sembako sebagai solusi jangka pendek agar keluarga tersebut tidak kembali terjerat utang demi kebutuhan harian.
Perhatian Bupati tidak berhenti di situ. Ia memastikan masa depan ketiga anak keluarga tersebut tetap terjamin dengan mengarahkan mereka masuk ke Sekolah Rakyat.
Menanggapi kondisi kepala keluarga yang sedang sakit, Bupati Ratnawati juga menginstruksikan aparat desa dan kecamatan agar segera memberikan pelayanan medis secara intensif.
“Saya minta Pak Desa dan Pak Camat memastikan beliau dibawa ke RSUD Sinjai dan dipantau sampai benar-benar sehat,” tegasnya.
Aksi ini pun menuai simpati publik, terutama karena angka utang yang akhirnya dilunasi menjadi simbol nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap warganya yang paling rentan.


Comment