BERITA.NEWS, Sinjai — Satu unit rumah panggung milik seorang warga bernama Cahe (56) yang beralamat di Dusun Batu Balu, Desa Pattongko, Kecamatan Tellu Limpoe, hangus dilalap api pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 Wita.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta harta benda di dalamnya.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik atau hubungan arus pendek, mengingat kondisi rumah panggung yang mayoritas berbahan kayu sehingga api mudah menjalar.
Sekitar 30 menit setelah kejadian, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sinjai tiba di lokasi dengan dua unit armada beserta sejumlah anggota.
Proses pemadaman berlangsung cukup dramatis karena kobaran api sudah membesar saat petugas tiba di lokasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 13.15 Wita dan dilanjutkan dengan tahap pendinginan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Damkar masih melakukan pembersihan sisa material bangunan yang terbakar guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir cukup besar. Sejumlah harta benda dilaporkan ikut terbakar, di antaranya:
- 2 unit sepeda motor
- Emas seberat 120 gram
- Gabah sebanyak 20 karung
- Uang tunai sekitar Rp60 juta
- 1 unit rumah panggung
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun korban harus kehilangan tempat tinggal beserta sebagian besar harta bendanya.
Kasatpol PP dan Damkar Sinjai, Agung Budi Prayogo, membenarkan kejadian tersebut.
Ia sekaligus mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait instalasi listrik di rumah.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Pastikan kabel, stop kontak, dan peralatan listrik dalam kondisi layak pakai, terutama pada rumah panggung yang berbahan kayu karena sangat rentan terhadap kebakaran,” tegas Agung Budi Prayogo.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan sambungan listrik ilegal, mematikan peralatan listrik saat meninggalkan rumah, serta segera melapor ke petugas Damkar jika terjadi kebakaran.
“Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas Pemadam Kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin. Kecepatan laporan sangat menentukan besarnya kerugian yang dapat diminimalkan,” tambahnya.
Pihak Damkar Sinjai berharap kejadian ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan dan pencegahan kebakaran sejak dini.


Comment