BERITA.NEWS, Sinjai – Penantian panjang ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Sinjai akhirnya berbuah manis. Sebanyak 707 nakes resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Rabu (14/1/2026).
Penyerahan SK berlangsung khidmat di Auditorium Andi Azikin, Kecamatan Sinjai Utara, dan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif, disaksikan Sekretaris Daerah Sinjai A. Jefrianto Asapa serta jajaran pejabat daerah.
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif. Bupati menegaskan, penyerahan SK ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi bukti bahwa Pemda menghargai perjuangan para nakes sukarela yang selama ini mengabdi dengan penuh pengorbanan,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Namun, Bupati mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai PPPK bukanlah akhir dari perjalanan. Status baru ini justru menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar, seiring tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
“Saya berharap semangat pengabdian tidak berkurang, malah semakin meningkat. Pelayanan kesehatan harus benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok dusun,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk ‘SAMA-SAMA’ menjaga kekompakan, solidaritas, dan semangat gotong royong, demi mewujudkan masyarakat Sinjai yang sehat dan sejahtera.
Pesan senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik. Ia menilai penyerahan SK ini memberikan kepastian status bagi para nakes, sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja dan inovasi di sektor kesehatan.
“Kami berharap kepastian ini membuat para nakes lebih fokus, lebih kreatif, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten Setdakab Sinjai, Kepala BKPSDMA beserta jajaran, pimpinan Dinas Kesehatan, Pembina Himteskes, para Kepala UPTD Puskesmas, serta sejumlah pihak terkait lainnya.


Comment