BPS Catat Jumlah Perempuan di Sinjai Lebih Banyak, Rasio Gender di Bawah 100

penduduk

Gerbang Pintu Kota Kabupaten Sinjai. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Sinjai — Jumlah penduduk perempuan di Kabupaten Sinjai tercatat lebih banyak dibandingkan laki-laki berdasarkan data Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan.

BPS Sulsel menunjukkan rasio jenis kelamin Sinjai pada tahun 2025 berada di angka 98,4, artinya dari setiap 100 perempuan hanya terdapat sekitar 98 laki-laki.

Kondisi tersebut menempatkan Sinjai sebagai salah satu dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang memiliki jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki.

Fenomena ini mencerminkan dinamika kependudukan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor demografi.

BPS Sulsel menjelaskan, perbedaan rasio jenis kelamin umumnya dipengaruhi oleh angka harapan hidup, pola migrasi, serta mobilitas penduduk usia produktif, terutama laki-laki yang cenderung merantau untuk bekerja ke daerah lain.

Secara keseluruhan, rasio jenis kelamin Sulawesi Selatan pada 2025 tercatat sebesar 98,8. Dari 16 daerah dengan dominasi penduduk perempuan.

Kota Makassar berada di posisi teratas dengan rasio 99,1, disusul Parepare 98,9, sementara Sinjai berada di bawah rata-rata provinsi dengan rasio 98,4.

Baca Juga :  Ayam Berbau Disajikan ke Siswa, Satgas Ambil Sampel Makanan, PMII Desak Dapur MBG Sanjai Ditutup

Selain Sinjai, daerah lain yang juga mencatat jumlah perempuan lebih banyak antara lain Gowa, Sidrap, Jeneponto, Pinrang, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Pangkep, Barru, Bone, Takalar, Bulukumba, Wajo, hingga Soppeng yang berada di posisi terendah dengan rasio 94,0.

Sementara itu, BPS mencatat terdapat delapan daerah di Sulawesi Selatan yang jumlah penduduk laki-lakinya lebih dominan.

Daerah tersebut antara lain Tana Toraja dengan rasio tertinggi 106,8, disusul Luwu Timur 104,8, Toraja Utara 103,8, Enrekang 103,0, Luwu 102,1, Luwu Utara 101,5, Palopo 100,9, dan Maros 100,9.

BPS menilai, pemahaman terhadap rasio jenis kelamin penting sebagai dasar perencanaan pembangunan, terutama dalam penyusunan kebijakan sosial, ketenagakerjaan, kesehatan, dan pendidikan di daerah, termasuk di Kabupaten Sinjai.

Comment