MBG Tak Masuk Sekolah Selama 3 Hari, Ini Penjelasan Resmi BGN Parepare

makan bergizi

Pengisian Ompreng MBG di Salah Satu SPPG. (Foto: Int)

BERITA.NEWS, Parepare — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinantikan peserta didik di Kota Parepare sempat tidak terdistribusi ke sekolah selama tiga hari sejak awal masuk sekolah. Kondisi ini memicu tanda tanya sekaligus keresahan dari para orang tua siswa.

Ketidakhadiran MBG di awal tahun ajaran membuat sebagian orang tua mempertanyakan kelanjutan dan kesiapan program nasional tersebut di Parepare. Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan penjelasan resmi.

Koordinator BGN Wilayah Parepare, Bagus Triantoro, mengungkapkan bahwa operasional distribusi MBG untuk tahun 2026 memang baru dimulai pada 8 Januari 2026.

“Awal operasi untuk tahun 2026 dimulai tanggal 8 Januari. Dari delapan SPPG yang ada di Kota Parepare, pada hari pertama baru dua SPPG yang melakukan distribusi ke sekolah,” ujar Bagus, Jumat (09/01/2026).

Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi pada hari-hari awal bukan tanpa alasan. Menurutnya, beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum sempat melakukan pemesanan bahan baku makanan.

Baca Juga :  Sudah Beroperasi Sejak Januari, SPPG Polres Bulukumba Akhirnya Diresmikan Presiden

Memasuki hari kedua operasional, jumlah SPPG yang aktif bertambah signifikan.

“Hari ini, lima SPPG sudah beroperasi. Kemarin mereka tidak melakukan distribusi karena tidak sempat melakukan PO bahan baku. Namun, distribusinya akan dialihkan ke hari berikutnya,” jelasnya.

Meski demikian, tidak semua SPPG di Parepare dapat langsung beroperasi. Satu SPPG diketahui masih belum dapat menyalurkan MBG karena sedang menjalani proses renovasi.

“Satu SPPG sementara renovasi, yaitu SPPG Bacukiki Barat Kampung Baru,” singkat Bagus.

BGN memastikan distribusi MBG akan terus dimaksimalkan agar seluruh sekolah di wilayah Parepare segera mendapatkan layanan makan bergizi sesuai program yang telah ditetapkan.

Comment