Diduga Bikin Pengendara Kaget, Manusia Silver di Tugu Bambu Sinjai Diamankan Satpol PP

penertiban

Personel Satpol PP Sinjai Amankan Pria Manusia Silver di Tugu Bambu. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Sinjai — Aktivitas seorang pria bertubuh silver yang kerap berdiri perempatan lampu merah Tugu Bambu, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, akhirnya dihentikan.

Pria tersebut diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sinjai, Kamis (8/1/2026).

Pria yang diketahui berinisial R (56) itu diamankan saat sedang mengamen dengan tubuh dicat warna perak (silver) dan meminta uang kepada pengendara yang berhenti di lampu merah.

Aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan dirinya sendiri maupun pengguna jalan, sekaligus mengganggu ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas.

Dari hasil pendataan petugas, manusia silver tersebut berdomisili di Jalan Urip Sumoharjo Lorong 4, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar.

Proses pengamanan dilakukan oleh anggota Unit PRC Regu 1 Satpol PP Sinjai setelah melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis sehingga penertiban berlangsung aman dan tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Sudah Non Aktif, BK DPRD Sinjai Belum Keluarkan Surat Pemberhentian Sementara Kamrianto

Dengan membawa ember berisi uang hasil mengamen, R kemudian digiring ke mobil pikap terbuka milik Satpol PP untuk dibawa ke pos setempat sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sinjai.

Di Dinas Sosial, yang bersangkutan mendapatkan pembinaan dan imbauan agar tidak kembali melakukan aktivitas serupa di ruang publik, khususnya di persimpangan jalan yang padat kendaraan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial Dinsos Sinjai, Burhan Syamsuddin, turut memberikan arahan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi sosial.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sinjai, Agung Budi Prayogo, menegaskan bahwa kegiatan penertiban dilakukan dalam rangka penegakan peraturan daerah tentang ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Penertiban ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko di badan jalan, sekaligus upaya pemerintah daerah menjaga keselamatan dan ketertiban di ruang publik.

Comment