BERITA.NEWS, Selayar — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sentra IKM Bontosunggu, untuk menjajaki kerja sama pengoperasian Sentra IKM Bontosunggu sebagai lokasi pengolahan hasil perikanan, Selasa (6/1/2026).
Pertemuan dipimpin Bupati H. Muh. Natsir Ali bersama Wakil Bupati H. Muhtar dan sejumlah pejabat daerah.
PT. CSI memaparkan rencana pengembangan unit pengolahan ikan menjadi tepung ikan berbahan baku ikan lure/mairo dan cumi.
Pada tahap awal, perusahaan menargetkan kapasitas produksi 20 hingga 30 ton per hari, dengan potensi peningkatan hingga 50 ton per hari.
Selain fokus pada industri pengolahan, PT. CSI menyatakan kesiapannya membantu nelayan lokal melalui penyediaan armada penangkapan ikan bila kapasitas yang ada belum mencukupi kebutuhan bahan baku. Dukungan ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan secara berkelanjutan.
Bupati Natsir Ali menyambut baik rencana investasi tersebut, namun menegaskan kerja sama harus berpihak pada nelayan sebagai pelaku utama sektor perikanan.
Ia meminta adanya nota kesepakatan yang jelas, khususnya terkait stabilitas harga jual ikan.
Harga bahan baku, kata Bupati, tidak boleh tiba-tiba turun dan merugikan nelayan. Kehadiran investor harus menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan kerja.
Bupati menekankan bahwa investasi wajib memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir Selayar dan memperkuat ekonomi lokal. Keberpihakan kepada nelayan disebut sebagai prinsip utama dalam setiap bentuk kerja sama.
Upaya menghadirkan investor ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Selayar dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan.
Pemerintah berharap Sentra IKM Bontosunggu dapat tumbuh sebagai motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.


Comment