Hibah Kementan RI, Bupati Sinjai Bagikan Traktor Mewah ke BPP Kecamatan

bantuan

Bupati Sinjai Menyerahkan Bantuan Traktor Hibah Kementan RI ke BPP Kecamatan. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Sinjai — Bupati Sinjai Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda resmi menyerahkan traktor roda 4 kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dari 8 kecamatan.

Penyerahan bantuan traktor roda 4 kepada BPP ini berlangsung di halaman Rujab Bupati Sinjai, Rabu (24/12/2025). Bantuan ini berasal dari hibah Kementerian Pertanian RI.

Bupati Ratnawati menyebut, keberadaan alat mesin pertanian (Alsintan) tersebut bakal menjadi game changer bagi petani Sinjai.

“Dengan adanya bantuan ini, kita patut bersyukur. Traktor ini akan mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Namun Bupati menegaskan, bantuan tersebut bukan untuk dimiliki secara pribadi. Alsintan akan dikelola BPP dan digunakan secara bergantian oleh petani di wilayah masing-masing.

“Ini bukan milik perseorangan. Saya berharap alat ini dipakai sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Sebelum prosesi penyerahan, kegiatan diawali dengan audiensi penting antara pimpinan daerah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Sinjai Kamaruddin, serta para penyuluh pertanian.

Baca Juga :  Di Balik Medan Ekstrem di Sinjai, Ada Semangat Besar Anak-anak MA Al-Khaerat Barambang

Pertemuan tersebut membahas alih status kepegawaian 88 penyuluh pertanian dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Langkah ini dinilai sebagai upaya sinkronisasi regulasi sekaligus peningkatan kesejahteraan dan standar kinerja penyuluh.

Kamaruddin memastikan perubahan status tidak akan mengganggu tugas mereka di lapangan.

“Alih status ini mulai berlaku 1 Januari mendatang. Kami berharap para penyuluh tetap fokus meningkatkan swasembada pangan dan komoditas prioritas,” jelasnya.

Dengan dukungan alat modern dan penguatan peran penyuluh, Pemerintah Kabupaten Sinjai optimistis sektor pertanian akan semakin produktif, efisien, dan siap menghadapi tantangan pangan ke depan.

Comment