Imigrasi Kelas 1 Makassar Lampaui Target PNBP, Per 23 Desember Capai Rp 71 M

Refleksi Akhir Tahun Capain Kinerja Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar (dok_andi khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar- Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Makassar merilis capain kinerja akhir tahun, update data Januari hingga hari ini Selasa 23 April 2025.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Abdi Widodo Subagio dalam pemaparannya dari sisi penyerapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp 19.494.621.000 sudah terserap 98.57 persen atau Rp 19.214.433.090.

Dari sisi capaian kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Imigrasi Kelas I Makassar bahkan telah melampaui target dari Rp 30 M lebih terealisasi 237.65 persen atau Rp 71 M lebih.

“Pendapatan ini dari Dokumen perjalanan izin paspor, izin tinggal, lelang hasil lainnya,” ucapnya kepada awak media.

Data per 23 Desember ini juga Layanan Keimigrasian telah menerbitkan 79.355 paspor, Penolakan permohonan paspor 1.015 orang. Layanan Eazy paspor ada 31.

Imigrasi Kelas I Makassar juga mencatat perlintasa Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) kedatangan untuk WNI ada 161.972 dan WNA 18.039. TPI Keberangkatan WNI ada 163.822 dan WNA 19.353.

“Layanan WNA kami sudah terbitkan 8.850 paspor, perpanjangan 1.821, alih status 187. Jumlah orang asing di Kota Makassar yaitu 399 orang,” sebutnya.

Selain itu, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar rupanya telah melaksanakan tindakan administratif keimigrasian lewat deportasi WNA sebanyak 24 orang.

“WNA Malaysia 4 orang, India 10, Jepang 2, China 1, Kamerun 1, Turki 1, Pakistan 2, Australia 1 dan Bangladesh 1,” jelas Abdi Widodo.

Pada tahun ini pula, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar juga berhasil melakukan pengembangan dengan terbentuknya 2 Kantor Imigrasi baru Kelas III Non TPI yaitu di Kabupaten Bantaeng dan Bone.

“Imigrasi Kelas III Bantaeng akan meliputi wilayah kerja di Kabupate Bantaeng, Bulukumba dan Selayar. Untuk Bone akan meliputi Sinjai dan Soppeng berdasarkan surat keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Comment