BERITA.NEWS, Sinjai – Tidak semua pengabdian lahir dari sorotan lampu dan panggung besar. Sebagian tumbuh dalam ketulusan, kesederhanaan, dan kerja senyap yang konsisten.
Itulah jalan yang ditempuh Syamsul Ahmad, S.Kep., M.K.M, putra daerah Kabupaten Sinjai, yang perlahan namun pasti menapaki perjalanan pengabdian dari daerah hingga ke pusat pemerintahan, tanpa pernah melepaskan nilai kemanusiaan sebagai kompas utama.
Perjalanan itu berawal di tanah kelahirannya, Sinjai. Di Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Kitta ini, Syamsul pernah mengemban amanah sebagai Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.
Dalam peran tersebut, ia dikenal bukan sekadar penyampai informasi, tetapi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Pendekatan humanis, komunikasi yang terbuka, serta kemitraan profesional dengan insan pers menjadi ciri khasnya dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan publik.
Waktu kemudian membawanya ke medan pengabdian yang berbeda.
Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Syamsul dipercaya sebagai Kepala Seksi Kesiapsiagaan.
Di posisi ini, tantangan tidak lagi sebatas kata-kata, tetapi kesiapan menghadapi risiko dan ancaman nyata.
Bersama lintas sektor, ia aktif mendorong perencanaan, koordinasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia demi keselamatan masyarakat.
Nilai integritas, tanggung jawab, dan kepedulian menjadi napas dalam setiap langkahnya.
Pengalaman lapangan yang ditempa di daerah itu kemudian mengantarkannya ke level pengabdian yang lebih luas.
Syamsul Ahmad mendapat kepercayaan untuk bertugas di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya pada unit yang menangani krisis dan kedaruratan kesehatan.
Meski berada di pusat, semangatnya tak berubah. Profesional, tenang, dan tetap berpijak pada nilai kemanusiaan, ia menjalani amanah negara dengan prinsip yang sama seperti saat mengabdi di Sinjai.
Di tengah padatnya tanggung jawab kedinasan, Syamsul tidak menghentikan langkah belajarnya. Ia meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui jalur akademik.
Puncaknya, pada 20 Desember 2025, Syamsul Ahmad resmi menyelesaikan pendidikan Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta, dengan predikat sangat memuaskan.
Sebuah capaian yang mencerminkan keseimbangan antara pengabdian dan pengembangan kompetensi. Namun bagi Syamsul, prestasi akademik bukanlah garis akhir.
Ia memandangnya sebagai bagian dari proses panjang dalam melayani. Dengan tetap memegang nilai kesederhanaan, kedekatan sosial, serta integritas dalam bekerja, ia berharap dapat terus belajar dan memberi manfaat, terutama bagi masyarakat yang menjadi tujuan utama setiap pengabdian.
Menanggapi pertanyaan rekan media melalui sambungan telepon terkait kemungkinan kembali mengabdi di daerah, Syamsul menjawab dengan nada rendah hati.
“Nantilah kita lihat bersama. Pada akhirnya, setiap langkah pengabdian sudah digariskan oleh Allah SWT, dan tugas kita adalah menjalani amanah itu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Syamsul Ahmad diketahui merupakan mantan Humas Dinas Kesehatan dan Kepala Seksi di BPBD Kabupaten Sinjai.
Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa pengabdian sejati tidak mengenal batas tempat, melainkan ditentukan oleh ketulusan dalam melayani.


Comment