BERITA.NEWS, Bulukumba — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bulukumba menggelar simulasi menyeluruh di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di area Kantor Polsek Bulukumpa, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan simulasi ini merupakan langkah persiapan untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan dapat berjalan optimal sebelum dapur MBG resmi beroperasi melayani masyarakat.
Kesiapan Teknis SPPG Polres Bulukumba
SPPG Polres Bulukumba yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bulukumba telah memenuhi seluruh unsur dan persyaratan yang ditetapkan.
Pelaksanaan simulasi ini menjadi bentuk kesiapan teknis sekaligus upaya untuk memastikan program dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, hadir langsung memantau jalannya simulasi.
Ia memastikan bahwa alur penyaluran MBG, mulai dari dapur hingga sampai ke tangan penerima manfaat, dapat berjalan tertib, aman, dan efektif.
Fokus Simulasi
Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa simulasi difokuskan pada peninjauan alur kerja secara menyeluruh, mulai dari penerimaan bahan baku, proses penyiapan dan pengolahan makanan, pemorsian, hingga pendistribusian.
“Tujuan simulasi ini adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan SPPG Polres Bulukumba dalam melayani sebanyak 2.253 penerima manfaat di Kecamatan Bulukumpa. Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat sehingga SPPG Polres Bulukumba siap untuk beroperasi,” ujar AKBP Restu.
Menunggu Pencairan Anggaran
AKBP Restu menambahkan, pembangunan dan seluruh persiapan SPPG Polres Bulukumba telah rampung sepenuhnya dan siap dioperasikan.
Saat ini, pihaknya tinggal menunggu ketersediaan anggaran operasional. Sementara itu, pendataan penerima manfaat telah dilakukan, meliputi siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Kapolres berharap program Makan Bergizi Gratis ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pelajar, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto.
Standar Operasional dan Profesionalisme
Kapolres menekankan pentingnya profesionalisme seluruh personel yang terlibat, berjumlah 47 orang, mulai dari tenaga ahli gizi hingga relawan.
Seluruh petugas diminta bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Bulukumba didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bulukumba Ny. Ruthi Restu, Wakapolres Kompol H. Syafaruddin, Kasiwas AKP Lis Mulyadi, Kapolsek Bulukumpa AKP Hamsah, Kasat Intelkam Iptu H. Mulyadi, serta Kepala SPPG A. Firdaus.
Uji Keamanan Pangan
Pada simulasi tersebut, Kapolres juga mengecek dan memantau secara langsung para relawan yang bertugas sesuai bidang masing-masing dalam memperagakan tata cara kerja, termasuk pelaksanaan uji sampel keamanan pangan (food security test) sebelum makanan disalurkan kepada penerima manfaat.
Kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan doa tolak bala (Barasanji) di area dapur MBG, dilanjutkan dengan tatap muka Kapolres Bulukumba bersama para karyawan, relawan, serta warga setempat.


Comment