BERITA.NEWS, Parepare — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare membangun tempat wudhu baru di Masjid Cahaya Ikhlas Parepare melalui program Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Peduli.
Bantuan tersebut diberikan karena kondisi tempat wudhu lama sudah tidak layak digunakan, sehingga mengganggu kenyamanan jamaah.
Kepala Lapas Parepare, Marten, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas ibadah tersebut merupakan wujud kepedulian Lapas terhadap masyarakat sekitar.
“Dengan adanya renovasi tempat wudhu di Masjid Cahaya Ikhlas ini, membuktikan bahwa kami Lapas Parepare peduli dengan masyarakat dan hadir untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya, Sabtu (06/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa Imipas Peduli merupakan program nasional yang dijalankan seluruh unit kerja, baik pusat maupun daerah.
“Ini merupakan program yang sudah lama ada sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Kementerian Imipas, khususnya Lapas Parepare, di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, pengurus sekaligus imam Masjid Cahaya Ikhlas, Muhammad Basir Haruna, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.
Ia mengatakan fasilitas wudhu sebelumnya sudah lama rusak dan tidak nyaman digunakan.
“Alhamdulillah, berkat bantuan dari Lapas Parepare, tempat wudhu yang dulunya kumuh dan tidak layak kini sudah bersih dan bagus. Aliran air juga sudah lancar,” ungkapnya.
Menurut Basir, masyarakat sekitar sangat senang setelah renovasi selesai dilakukan.
“Jika tidak ada bantuan dari Lapas Parepare, mungkin renovasi tempat wudhu ini akan lama terlaksana. Masyarakat sangat bersyukur dengan hasil yang ada,” terangnya.
Melalui program Imipas Peduli, Lapas Parepare menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.


Comment