Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Featured

Kapolres Sinjai dan Kisah Haru di Rumah Panggung Jalan Agus Salim

badge-check

					Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar Menuju Kediaman Dg Tammu. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar Menuju Kediaman Dg Tammu. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Sinjai – Di sebuah rumah panggung sederhana di Jalan Agus Salim, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, hidup seorang pria bernama Dg Tammu.

Sehari-hari ia bekerja sebagai pemulung. Sejak istrinya meninggal setahun lalu, ia memikul tanggung jawab besar membesarkan lima anak seorang diri.

Di antara kelima anak itu, ada Syerly, gadis kecil berusia tujuh tahun yang sejak lahir menderita lumpuh layu.

Kondisi itu membuatnya hanya bisa terbaring lemah, berbeda dengan anak-anak seusianya yang bisa berlarian bebas.

Bagi Dg Tammu, perjuangan membesarkan anak-anak dalam keterbatasan adalah kenyataan yang harus dijalani setiap hari. Namun di balik kepiluan itu, ia tidak pernah menyerah.

Kehadiran Tak Terduga

Kabar tentang Syerly akhirnya sampai ke telinga Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar. Meski jadwalnya padat, ia tak ragu mengambil langkah cepat.

Kamis (11/9/2025), ia menurunkan Tim Dokter Kesehatan Polri (Dokkes) untuk memeriksa kondisi kesehatan Syerly.

Tak hanya itu, bantuan berupa vitamin, paket sembako, dan tali asih turut diserahkan.

Suasana haru menyelimuti rumah panggung Dg Tammu ketika tim medis tiba.

Pria paruh baya itu tak kuasa menahan air mata, menyaksikan putrinya akhirnya mendapatkan perhatian dan sentuhan kasih sayang dari orang-orang yang sebelumnya asing baginya.

“Saya sangat terharu dan bersyukur. Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan anggotanya yang sudah datang membantu dan peduli dengan kondisi kami. Semoga Allah membalas kebaikan dengan kesehatan dan rezeki yang melimpah,” ucapnya terbata.

Baca Juga :  Tak Hanya Perintah! Kapolres Sinjai Turun Tangan, Ajak Anggota Bersihkan Lingkungan Kantor

Lebih dari Sekadar Tugas

Bagi Kapolres Harry Azhar, tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum. Ada sisi kemanusiaan yang harus terus dihidupkan.

“Saya mendapatkan informasi terkait kondisi Syerly dan keluarganya. Maka dari itu, saya langsung menghubungi Tim Dokkes agar segera turun. Kehadiran kami di sini adalah wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga menaruh hormat pada sosok Dg Tammu.

Baginya, keteguhan seorang ayah yang membesarkan lima anak dalam keterbatasan adalah inspirasi yang nyata.

“Dengan segala keterbatasan, beliau mampu bertahan dan merawat anak-anaknya. Inilah alasan mengapa kami hadir, untuk memberikan dukungan moral maupun bantuan yang bisa meringankan beban keluarga,” tambahnya.

Harapan Baru di Tengah Keterbatasan

Langkah cepat dan empati Kapolres Sinjai tak hanya mengundang rasa haru keluarga Dg Tammu, tetapi juga mendapat apresiasi warga sekitar.

Mereka melihat kehadiran polisi bukan sekadar penegak hukum, melainkan juga sahabat masyarakat.

Bagi Dg Tammu, bantuan itu lebih dari sekadar sembako atau vitamin. Kehadiran Kapolres dan timnya menjadi penopang semangat baru.

“Alhamdulillah, saya merasa tidak sendiri. Ada yang peduli dengan kondisi anak saya. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Potret Kemanusiaan

Kisah ini meninggalkan pesan kuat, kepedulian tulus mampu mengubah wajah kesedihan menjadi harapan.

Dari rumah panggung di Jalan Agus Salim, Sinjai, kita belajar bahwa nilai kemanusiaan masih menjadi inti pengabdian seorang aparat kepolisian.

Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, melalui tindakannya telah membuktikan bahwa di balik seragam dan kewenangan, ada hati yang terpanggil untuk hadir, menguatkan, dan berbagi kasih.

Comments

Baca Lainnya

Dari Nelayan ke Wabup Belitung, Syamsir Kembali ke Pangasa Sinjai: Hangatnya Reuni yang Menggetarkan

25 Maret 2026 - 23:42 WITA

reuni

Kisah Susi Idris Membangun Brand Skincare Lokal Nadiela Glow

6 Maret 2026 - 20:50 WITA

Susi Idris saat bercerita tentang perjalanan kisahnya. (Dok Istimewa)

Dari Memburu Pelaku Kejahatan ke Dunia Akademik: Kisah AKP Andi Rahmatullah Raih Gelar Doktor

20 Januari 2026 - 18:32 WITA

rahmatullah

Rahmawati, Guru SD di Bulukumba yang Berjuang di Tengah Mutasi dan Keterbatasan

16 September 2025 - 20:08 WITA

mutasi-guru

Dagangan Sepi, Air Mata Haru Winarni Saat Diborong Kapolres Sinjai

12 September 2025 - 15:52 WITA

pedagang
Trending di Featured