Soroti Kerusakan Irigasi Borongpao, Legislator PKB Sinjai Desak Perbaikan Demi Ketahanan Pangan

proyek-irigasi

Anggota DPRD Sinjai, Saldi Turun Langsung Melihat Kondisi Irigasi Borongpao yang Diduga Jebol. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, SINJAI – Anggota DPRD Kabupaten Sinjai dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Saldi, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi Daerah Irigasi (DI) Borongpao di Desa Pattallassang, Kecamatan Sinjai Timur, Sabtu (5/4/2025).

Kunjungan ini menjadi respon cepat atas keluhan petani terkait kerusakan saluran irigasi yang dinilai berpotensi mengganggu ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Sistem irigasi Borongpao adalah urat nadi pertanian warga. Jika rusak, dampaknya bukan hanya ke sawah, tapi juga ke kesejahteraan petani. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Saldi di sela-sela kunjungan.

Dalam dialognya bersama petani, dan tokoh masyarakat, Saldi menerima sejumlah aduan mulai dari retakan pada saluran, jebolnya alas lantai, hingga minimnya perawatan berkala.

Ia menegaskan akan mengawal persoalan ini agar menjadi prioritas pembahasan di DPRD serta mendorong OPD teknis untuk segera bertindak.

“Kami tidak akan tinggal diam. Irigasi ini harus segera diperbaiki agar tidak semakin parah. Saya akan pastikan aspirasi ini masuk dalam skala prioritas pembangunan,” tambahnya.

Meski begitu, Saldi menekankan bahwa kewenangan pengawasan teknis terhadap proyek konstruksi berada di tangan Komisi III. Namun, sebagai anggota yang membidangi ketahanan pangan, ia merasa bertanggung jawab menyuarakan keresahan masyarakat petani.

Baca Juga :  Legislator PKB Sinjai Soroti Kerusakan Irigasi Borongpao, Ancaman Gagal Panen di Depan Mata

Diketahui sebelumnya, Dinas PUPR Sinjai telah menyelesaikan proyek “Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan D.I. Borong Pao pada akhir 2024.

Proyek senilai Rp1,52 miliar itu dikerjakan oleh CV. Duta Sarana dan diawasi oleh PT. Indo Pratama Sari. Namun, pada Kamis (3/4/2025), ditemukan kerusakan pada beberapa titik, termasuk retakan dan jebolnya alas lantai saluran air.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Sinjai, Haris Achmad, menyatakan bahwa kerusakan terjadi di area pembuangan dan proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

Ia memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kontraktor untuk segera melakukan perbaikan.

“Kerusakan tetap akan diperbaiki. Ini bagian dari tanggung jawab kontraktor selama masa pemeliharaan,” jelas Haris.

Kehadiran Saldi di lapangan pun mendapat apresiasi dari masyarakat.

Warga berharap wakil rakyat lainnya juga proaktif menyerap aspirasi langsung dari bawah dan terlibat dalam pengawalan pembangunan daerah.

Comment