Teror Busur di Bulukumba: Warga Resah, Polisi Didesak Bertindak Cepat

teror-busur

Ilustrasi Busur. (Foto: Int)

BERITA.NEWS, BULUKUMBA – Kasus pembusuran kembali mengguncang Kabupaten Bulukumba, menambah keresahan warga.

Seorang pemuda berinisial YY (21) menjadi korban serangan orang tak dikenal (OTK) di jalan poros Bulukumba-Sinjai, tepatnya di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Bulukumpa, pada Kamis dinihari, 3 April 2025.

Insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WITA saat YY berada di teras rumahnya.

Terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba berhenti di dekat lokasi dan langsung melepaskan anak panah ke arah korban.

Panah tersebut mengenai pinggang sebelah kiri YY, menyebabkan luka serius.

Keluarga korban segera membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sepupu korban, Baso Marewa, membenarkan kejadian itu dan mengaku tidak mengetahui motif serangan tersebut.

Ia menduga aksi ini terkait dengan aktivitas gangster yang meresahkan warga Bulukumba.

“Setahu saya, sepupu saya tidak pernah bermasalah dengan siapa pun. Mungkin ini salah sasaran, karena pelaku sempat mencari anggota geng tertentu sebelum menyerang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pria 70 Tahun di Bone Tewas Dibacok, Pelaku Baru Bebas dari Penjara

Keluarga korban telah melaporkan insiden ini ke Polsek Bulukumpa.

Mereka mendesak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar tidak ada korban lain.

“Ini sudah termasuk aksi teror. Kami berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya,” tegas Baso.

Kapolsek Bulukumpa, AKP Hamsah, membenarkan adanya kejadian pembusuran tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motifnya.

“Korban adalah anak dari mantan Camat Bulukumpa, almarhum Puang Salman Patongai. Saat ini kami masih bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan,” ujarnya.

Kasus pembusuran ini semakin memperburuk rasa aman di tengah masyarakat.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini dan belum mengungkap pelaku di balik serangan tersebut.

Comment