World Book Day, BI Sulsel Sharing Session bersama Natasha Rizki

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) memperingati World Book Day 2024, gelar sharing session bersama aktris sekaligus penulis buku Natasha Rizki.

Kehadiran Natasha Rizki menjadi salah satu upaya BI Sulsel dalam meningkatkan literasi minat baca anak-anak muda, apalagi di era digital saat ini.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda dalam sambutannya mengatakan era digitalisasi saat ini perlu adaptasi cepat, khususnya perpustakaan sebagai wadah literasi.

“Kontribusi perpustakaan telah mengalami pergeseran besar dengan era digitalisasi. Perlu cepat adaptasi dan langkah konkrit dalam mengambil perubahan. Menemukan cara baru dan kreatif dan inovatif,” ucapnya.

Lebih Lanjut, Rizki mengatakan Bank Indonesia Sulsel melalui Perpustakaan Lontara juga terus berupaya menuju era digital untuk penyebaran informasi yang luas lagi.

“Saat ini perpustakaan lontra Bank Indonesia sulsel telah tersertivikasi ISO dan akreditasi A perpustakaan Nasional. Perubahan era digital harus kita hadapi sebagai suatu keniscayaan,” jelasnya.

Sementara itu, Natasha Rizki dalam sharing session World Book Day BI Sulsel mengatakan dari 3 buku yang telah ia tulis saat ini, inspirasi nya didapatkan dari lingkungan dan kehidupan pribadinya.

Salah satu buku terbaru Natasha Rizki yakni “Kamu Tidak Istimewa” juga terinspirasi dari dari perjalanan hidup yang ia hadapi selama beberapa bulan terakhir

“Judulnya memang cukup pro kontra bagi aku sendiri maksudnya adalah kita sering kali merasa kita ini berada di antara ujian, ini pengalaman aku sendiri,

ketika dihadapi cobaan ini lah yang membuat aku di titik terendah sampai merasa yang menderita di dunia ini natasha rizki,” ucapnya.

Mantan Istri Deddy Mahendra Desta, berharap melalui buku “Kamu Tidak Istimewa” ini bisa merangkul orang-orang yang saat ini tengah berjuang dalam hidup.

“Buku-buku aku sebuah hikmah yang saya dapatkan sendiri dalam kehidupan sehari-hari, kita ini sangat mudah bergantung kan hidup pada makhluk.

Bergantungnya sama sang pencipta bukan makhluk, kebahagiaan itu ada di hati dan ALLAH lah yang selalu buat kita bahagia,” ujarnya.

Comment