Hari Pertama Berkantor, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Langsung Lakukan Sidak

kemenag-sulsel

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Muh Tonang Sidak Pegawai. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sulawesi Selatan H Muh Tonang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin pagi 1 April 2024.

Hal itu dilakukan guna memastikan seluruh aktifitas dan pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kanwil Kemenag Sulsel tetap berjalan normal di bulan suci Ramadan.

Sidak ini dilakukan Muh Tonang di hari pertama dirinya berkantor pasca dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Sulsel pada 26 Maret lalu di Jakarta oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Mantan Kabid Pendidikan Madrasah ini menyasar setiap ruangan pada 11 Satker di Kanwil Kemenag Sulsel. Ia menyapa setiap pegawai yang ditemui..

“Hari ini hari pertama saya berkantor pasca dilantik sebagai Kakanwil, tentu kita silaturrahim untuk seluruh ASN atau pegawai yang ada di kanwil tanpa terkecuali,” ujarnya

Pada kesempatan ini, ia mengingatkan bahwa jam masuk kantor di bulan Ramadan adalah pukul 8.00 pagi hingga pukul 15.00 sore.

Olehnya itu Muh. Tonang meminta kesadaran dan kedisiplinan pegawai untuk hadir tepat waktu.

“Jadwal masuk kantor kan jam 8 sampai jam 3. Ini berlaku untuk semua pegawai. Saya tadi disini sebelum jam 8, untuk itu saya minta kesadaran dan kedisiplinan pegawai hadir tepat waktu,” tegasnya.

Kedepannya, lanjut Muh Tonang, harus ada upaya untuk menciptakan suatu kondisi atau momen sehingga para pegawai merasa nyaman berkantor di ruangan masing-masing.

“Dengan demikian kesadaran dan kedisiplinan itu akan muncul dengan sendirinya. Harus tertib waktu, datang maupun pulang,” imbuhnya.

Selain itu, dalam Sidak ini, Kakanwil memberi atensi khusus pada fasilitas dan kondisi ruangan kerja Bimas Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.

Muh Tonang berharap ada pembenahan dan perbaikan-perbaikan yanng dilakukan nantinya.

Usai Sidak, Muh Tonang mengimbau seluruh ASN maupun honorer memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat atau umat.

“Kita ini kan abdi negara. Jadi sebagai abdi negara, dan sebagai pegawai Kementerian Agama kita dituntut memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat atau kepada umat,” pungkasnya.

 

Penulis: Syarif

Comment