Buntut Video Permintaan Maafnya, Hasnaeni Polisikan Dugaan Pengancaman

Kuasa hukum Hasnaeni, A. Bashar, SH, MH usai melaporkan dugaan pengancaman di Polda Metro Jaya, Kamis (19/1/2023)

BERITA.NEWS, Jakarta – Setelah melaporkan kasus pelecehan seksual, Ketua Partai Republik Satu, Hasnaeni yang dikenal “Wanita Emas” melaporkan lagi dugaan pengancaman dibalik video permintaan maafnya ke Polda Metro Jaya.

Laporan Polisi Nomor LP/B/357/I/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA Tanggal 19 Januari dilaporkan Hasnaeni melalui kuasa hukumnya A. Bashar, SH, MH didampingi Ihsan Perima Negara, SE, SH, MM.

“Kami melaporkan saudara HA dan BG buntut beredarnya video permintaan maaf klien kami. Ada dugaan pengancaman dibalik pembuatan video tersebut,” ujar Andi Bashar yang juga Ketua Umum DPP Gerakan Karya Justitia Indonesia (GKJI), Sabtu (21/1/2023)

Laporan terkait Pasal 29 Jo Pasal 458 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Baca Juga :  KPPU Periksa 2 Saksi Dari Pihak Terlapor Kasus Migornas

Dugaan pengancaman ini, lanjut A. Bashar berawal dari kabar dugaan pelecehan seksual saudara HA kepada Hasnaeni yang beredar di masyarakat. Kemudian tak berselang beberapa hari beredar video testimoni permintaan maaf Hasnaeni kepada saudara HA.

“Tanggal 11 Desember 2022 sekira pukul 16.00 WIB di Rutan Salemba atas intimidasi, tekanan, dan ancaman, klien kami (Hasnaeni) dengan terpaksa membuat video-video termasuk video permintaan maaf kepada saudara HA yang telah disiapkan oleh saudara HA dan saudara BG. Setelah video selesai dibuat, BG langsung mengirimkan kepada HA dan pada saat pembuatan video disaksikan tiga orang saksi,” papar A.Bashar.

Baca Juga :  KPPU Periksa 2 Saksi Dari Pihak Terlapor Kasus Migornas

Apresiasi Pihak Kepolisian

Terkait laporan asusila yang dilaporkan Hasnaeni di Polda Metro Jaya, tim kuasa hukum mengapresiasi kinerja pihak kepolisian.

“Kami apresiasi kepolisian. Langkah cepatnya menyelidiki kasus asusila ini. Klien kami  (Hasnaeni) telah dilakukan klarifikasi oleh penyidik pada Jumat (20/1/2023),” ujar Ihsan Perima Negara, kuasa hukum Hasnaeni.