Korban KKB Papua Tiba di Sulsel, 3 Meninggal, 1 Perawatan Intensif  

BERITA.NEWS,Makassar– Korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua hari ini tiba di Sulsel, 3 meninggal dunia, 1 masih dalam perawatan intensif. Minggu (2/10/2022).

Jenazah ketiga korban meninggal dari Manokwari melalui Sorong, dan tiba Kargo Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 13.01 Wita

dan meninggalkan lokasi untuk 13.05 Wita ke rumah duka masing-masing.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan belasungkawa dan rasa prihatin atas peristiwa yang terjadi.

“Secara pribadi dan tentunya mewakili masyarakat Sulsel berbelasungkawa, kami berduka dan prihatin atas peristiwa ini,

terhadap empat warga kita asal Pinrang dan Makassar yang menjadi korban Kelompok Kriminal Bersenjata,” ucapnya.

Baca Juga :  Inacraft 2023, Pemprov Sulsel Akan Bawa 100 Produk Unggulan

Adapun 3 meninggal dunia; Abbas Manna (40) warga Dusun Palita, Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Pinrang. Armin (45), warga Bonne, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Pinrang.

Sudarmin R. (46) warga BTN Tritura Blok A2/14, Antang, Kota Makassar.

Sedangkan Ruslan Abbas Manna (35) warga Dusun Pajalele, Desa Malimpung Kecamatan Patampanua Pinrang yang selamat sementara dirawat.

Kepala Dinas Sosial Sulsel Andi Irawan Bintang dan Kaban Kesbangpol Asriadi Sulaiman dan juga Pemprov Papua Barat, Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Najamuddin Bennu menjemput korban.

Sedangkan dari Pemkab Pinrang hadir, Asisten 3 Administrasi Umum Pawelloi Nawir dan Plt Kadis Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Ramli Yunus.

Baca Juga :  DPM-PTSP Provinsi Diduga Nunggak Listrik Puluhan Juta

“Saat ini memerintahkan instansi teknis terkait untuk berkoordinasi langsung dengan keluarga korban. Serta memastikan kepulangan korban di kampung masing-masing,” kata Gubernur Andi Sudirman.

Sebelumnya, Dua orang warga Sulsel juga menjadi korban penembakan kelompok separatis teroris KKB di Kampung Lumbuk, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis, 24 April 2022 lalu.