BI dan Pemprov Sulsel Dorong Ekonomi Syariah Berbasis Digital

Kepala BI Sulsel Causa Iman Karana Temui Gubernur Andi Sudirman Sulaiman (Ist)

BERITA.NEWS,Makassar– Bank Indonesia (BI) dan Pemprov Sulsel sepakat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah berbasis digitalisasi keuangan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, telah menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana membahas konsep tersebut.

“Kami Support kegiatan Bank Indonesia untuk mendorong kegiatan ekonomi syariah di Sulsel. Peranan Sulsel penting, berbagai kegiatan juga di tempatkan di sini,” kata Andi Sudirman di Rujab Wagub Sulsel. Seni (25/7/2022).

Ia juga meminta semua pihak agar mendukung kegiatan digitalisasi keuangan ini, termasuk bagi UMKM.

Baca Juga :  Disbudpar Sulsel 'Ngopi Bawah Pohon', Diskusi Santai Pariwisata

Kepala BI Causa Iman Karana juga melaporkan adanya Festival Ekonomi Syariah 2022 untuk Kawasan Timur Indonesia pada tanggal 28-30 Juli 2022 berpusat di Makassar.

“Kami kembali di percaya sebagai tuan rumah. Kegiatan ini bagaimana mendorong ekonomi syariah di Indonesia. Agar kita dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” kata Causa Iman.

Selanjutnya, BI dan Pemprov mendorong pembentukan Zona KHAS yakni Kuliner Halal, Aman dan Sehat. M endorong digitalisasi kotak amal/infaq melalui kanal pembayaran QRIS.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel - IKA Unhas Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Bone

Hingga saat ini, masjid yang sudah menerapkan QRIS pada kotak amal/infaq berjumlah sekitar 2.000an masjid di Sulsel.

“Di Sulsel selanjutnya kita dorong menjadi 3.000an masjid,” sebutnya.

QRIS adalah Kode QR Standar Indonesia yang BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia kembangkan. Tujuannya untuk mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai.