Monev Virus PMK se-Sulawesi, Plh Gubernur Tekankan Hal Ini 

Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani (Ist)

BERITA.NEWS,Makassar– Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Sulsel, Abdul Hayat Gani, menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) se Sulawesi.

Monev ini merupakan inisiatif Kementerian Pertanian (Kementan) di pimpin Itjen Jan Samuel Maringka.

Plh Gubernur Abdul Hayat Gani, menyampaikan, pihaknya bersama stakeholder terkait sudah melakukan rapat koordinasi, terutama daerah yang ada hewan terjangkit virus PMK.

“Kami sudah melakukan rapat kepada seluruh pihak terkait termasuk kepala daerah kabupaten kota se-Sulsel. Kita sudah menunjuk tim satgas khusus untuk melakukan tindakan terhadap hewan yang terjangkit PMK,” kata Abdul Hayat.

Sementara itu, Jan Samuel Maringka meminta agar seluruh elemen terkait termasuk masyarakat umum untuk fokus terkait penanganan virus PMK tersebut.

Baca Juga :  Disbudpar Sulsel 'Ngopi Bawah Pohon', Diskusi Santai Pariwisata

“Segenap lapisan masyarakat, ada TNI, Polri dan seluruh stakeholder harus ikut untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Jan Maringka.

Menurut Jan Maringka, keberhasilan seluruh stakeholder nantinya dalam mengatasi virus PMK ini, menyelamatkan generasi dari mengkonsumsi hewan yang terjangkit virus PMK tersebut.

“Kami melakukan fokus apa yang menjadi prioritas dan super prioritas, dan kita juga melakukan koordinasi dengan APH dan APIP, dan

semua elemen. Kalau kita memiliki komitmen bersama, berarti kita ikut menjaga anak cucu kita,” terangnya.

Lebih lanjut Jan Maringka menyampaikan, terkait kasus virus PKM di sembilan daerah di Sulsel. Ia  harap bisa lakukan penyelesaian dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Lepas Ekspor Hasil Perikanan dan Kelautan Rp 6,5 M Binaan Astra

Sementara untuk anggarannya, pihaknya sudah menyediakan khusus untuk ganti rugi bagi pemilik hewan yang dinyatakan terjangkit virus PMK.

“Ayo kita turun bareng, kita harus melakukan itu. Ini kan kampung halaman Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) kita. Apa yang kita lakukan ini adalah komitmen kita bersama,” harapnya.