JCH Termuda, Cerita Adelita Gantikan Kedua Orang Tua Yang Wafat

BERITA.NEWS,Makassar– Cerita haru Jemaah Calon Haji (JCH) termuda di kloter 8 Embarkasi makassar, Adelita binti Baharudin Dg. Nompo menggantikan kedua orang tua tunaikan ibadah haji.

Adelita binti Baharudin Dg. Nompo jamaah calon haji kloter 8 yang saat ini kuliah di Universitas MH Thamrin Jakarta Selatan menjadi jamaah termudah dengan umur 19 tahun.

Masuk daftar JCH kloter 8 Embarkasi Makassar, ia bersama sang tante Herlialan siap menunaikan rangkaian ibadah haji di Mekkah Arab Saudi.

Adelita bercerita keberangkatannya ini adalah porsi haji pelimpahan dari sang ayah yang lebih dulu wafat 2018, sedangkan sang ibu menyusul 2 tahun setelah di 2020 lalu.

“Bapak mendaftar 2019 bersama tante dengan masa tunggu 13 tahun. Bapak sebenarnya berangkat tahun 2019 tetapi bulan Ramadan terakhir (2018) beliau meninggal,” ucapnya di Asrama Haji Sudiang beberapa waktu lalu.

Jemaah asal takalar ini merupakan anak tunggal almarhum Baharuddin Dg. Nompo dan Nursia Dg. Caya.

Ia menceritakan sang ayah alami sakit paru-paru dan meninggal akhirnya porsi hajinya di serahkan kepadanya yang merupakan anak satu-satunya karena ibu juga meninggal di 2020.

“Di tanah suci saya mau mendoakan kedua orang tua saya, semoga beliau semua bahagia dan masuk surgaNya.” harapnya saat mengikuti Pelepasan Kloter 8 di Aula Mina Asrama Haji Makassar.

Lanjutnya, Adel akan fokus beribadah Haji dan bisa pulang menjadi haji mabrur agar dapat membahagiakan orang tua.

Adelita berangkat bersama 393 jamaah calon haji yang berasal dari Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Jumlah JCH dari Sulawesi Tenggara 144 orang sedangkan JCH dari Sulawesi Selatan berasal dari

Kabupaten takalar sebanyak 120 jemaah, Maros 64, Palopo 53 dan 8 dari Makassar.