Ketua Demokrat Maros Sebut Ada 10 DPC Ingin Pindah Partai, Ikuti Jejak IAS

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato kemenangan dalam Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

BERITA.NEWS,Makassar– Kisruh internal Partai Demokrat di Sulawesi Selatan (Sulsel) kian terpecah. Ketua DPC Maros Amirullah Nur Saenong sebut banyak kader ingin tinggalkan partai.

Apalagi setelah tokoh partai Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sudah memutuskan hengkang dari Demokrat. Bergabung dengan Golkar. Sejumlah loyalis juga kabarnya akan ikut bergabung.

Ketua DPC Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong mengatakan ada 10 DPC ingin mempertimbangkan mengikuti jejak IAS melepaskan almamater partai.

Ia menilai kekecewaan yang berkecamuk setelah aspirasi kader sudah tidak lagi dapat atensi pusat. Terlebih DPP tidak memilih calon ketua yang meraih suara terbanyak.

“Teman-teman 10 DPC pertimbangkan untuk cari partai politik baru yang lebih menghargai kami dan sejalan dengan visi misi kami,” kata Amirullah Nur.

Mantan anggota DPRD Maros itu mengatakan, ia dan teman-temannya menolak laporan pertanggungjawaban Ni’matullah pada Musda Desember lalu.

Hal ini menegaskan, penolakan laporan pertanggungjawaban itu menandakan mereka tidak mau lagi pimpinan partai oleh Ni’matullah.

“Setalah kita menyelesaikan laporan pertanggungjawaban di musyawarah cabang, maka tugas dan tanggung jawab kita sudah selesai.

Kontrak rumah sudah selesai, saatnya mencari rumah baru,” kata Amir.

“Dulu Presiden Habibie secara kesatria tidak ingin lagi calonkan sebagai presiden karena laporan pertanggungjawaban ditolak.

Maka kami secara kesatria juga tidak mau lagi gabung Demokrat Sulsel karena sudah menolak laporan pertanggungjawaban saudara Ni’matullah,” tegasnya.