Menhub RI Pastikan Kereta Api di Sulsel Beroperasi Oktober, Tekankan Dua Hal Ini

BERITA.NEWS,Makassar– Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi memastikan Kereta Api mulai beroperasi Oktober, khusus Maros – Barru panjangnya 70 kilometer.

Menhub Budi Karya Sumadi pertegas hal ini setelah rapat koordinasi bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman dan beberapa pimpinan BUMN dan BUMD di Rujab Gubernur. Jumat (27/5/2022) malam.

“Untuk kereta Api Makassar-Parepare, saya sudah enam tahun mengawal proyek itu dengan segala duka dan dukanya.

Alhamdulillah, kerjasamanya makin baik. Target pertama kita mengoperasikan kereta penumpang sejauh 70 KM (Maros ke Barru),” jelasnya.

Baca Juga :  DKP Sulsel Tanam 38 Ribu Mangrove di Bone

Menteri Budi Karya menekankan dua target untuk pengoperasian Kereta Api ini, yakni sebagai angkut penumpang wisatawan persiapan Oktober 2022 dan logistik 2023.

Olehnya itu, ia meminta pemerintah daerah agar memberikan atensi khusus persiapan destinasi wisata di 3 daerah tersebut. Yakni, Maros – Pangkep dan Barru.

“Bisa kami katakan ini menjadi kereta wisata pertama di luar Jawa dan Sumatera, pertama kali di Sulawesi,” ucapnya.

Target sebagai kereta logistik, ia harap dapat beroperasi 2023. Pengangkutan logistik misalnya, semen baik, batu bara untuk pembakaran dan juga suplai ke pelabuhan.

Baca Juga :  Andalan Gagas Infaq dan Sedekah ASN Pemprov Sulsel Bantu Dhuafa

Lintasannya, Maros – Pangkep – Barru (Pelabuhan Garongkong) panjangnya 70 kilometer.

Area Pelabuhan Garongkong pengelolaan oleh PT Pelindo. Sedangkan kereta api oleh PT KAI bekerjasama perusahaan daerah (Perseroda).

“Saya yakin dengan kereta berkembang, maka kabupaten akan berkembang,” ucapnya.