Koalisi Politik 2024, Pimpinan Partai di Sulsel Kompak Jalankan Amanah DPP

3 Pimpinan Partai Polisi di Sulsel Kompak Jalankan Amanah DPP. Hadir Ketua DPD I Golkar Taufan Pawe, Ketua DPW PAN Ashabul Kahfi dan Ketua DPW PPP Imam Fauzan Amir Uskara (Ist)

BERITA.NEWS,Makassar– Partai Golkar, PPP dan PAN di Sulawesi Selatan gelar pertemuan khusus, sikapi keputusan DPP masing-masing jalankan amanah koalisi agenda politik 2024.

Pertemuan ini, hadir Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe, Ketua DPW PAN Ashabul Kahfi dan Ketua DPW PPP Imam Fauzan Amir Uskara di salah satu hotel Makassar. Jumat (14/5/2022) malam tadi.

Turut hadir juga mendampingi masing -masing dari Golkar ada Rahman Pina dan Zulham Arief, PAN ada Irfan AB dan PPP Taufik zainuddin.

Ketiga pimpinan partai tingkat Provinsi ini siap ambil bagian menerjemahkan jalinan koalisi DPP. Jelang agenda politik 2024. Pemilihan Presiden (Pilpres) Kapala Daerah (Pilkada) serentak 2024 kelak.

“Kami sebagai pimpinan partai di Sulawesi Selatan. Saya Golkar terus ada dari PPP dan PAN mencoba menerjemahkan dengan baik

apa yang telah sikapi, putuskan oleh para elit-elit ketiga partai, ini,” ungkap Taufan Pawe (TP).

Olehnya itu, TP mengatakan masing- masing Golkar, PAN dan PPP mencari model koalisi yang tepat baik untuk Pilpres dan Pilkada serentak 2024 mendatang.

“Kalau saya (Golkar) sudah mendapatkan perintah langsung dari pak Airlangga agar supaya cepat bergerak,

rangkul PPP PAN untuk duduk bersama untuk kepentingan republik dan tentunya keummatan seperti itu,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Ami Uskara pertemuan tersebut untuk meneruskan pertemuan antara DPP masing-masing Jumat 13 Mei 2022 kemarin.

“Sebenarnya juga kami dari PPP merespon baik apa yang sudah menjadi kesepakatan di pusat ini

juga sesuai juga dengan perintah dari pusat untuk bicarakan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PAN Sulsel Ashabul Kahfi mengaku, pertemuan itu untuk merespon baik dari gagasan koalisi partainya dengan Golkar dan PPP.

“Sehingga PAN terbuka untuk koalisi dengan siapapun juga, selama itu untuk kepentingan,

untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, seperti yang digagas tadi itu,” tuturnya.