Ambarala dan Keturunan Arung Sumaling Sambangi Makam Sang Patriot

BERITA.NEWS,Maros– Direktur Pusat Kajian Budaya dan Ilmu Pemerintahan Indonesia (PKBIP) Hasan Basri Ambarala dan keturunan Arung Sumaling sambangi makam sang patriot, Sultan Dua Kerajaan. Kamis (12/5/2022).

Makam Arung Sumaling La Mappesangka bin Petta Ponggawa LaoE ri Luwu menjadi situs sejarah yang ada di Desa Lalatedong, Kabupaten Maros.

Tetapi terlihat kurang terurus. Kini butuh perhatian, seperti melakukan pemugaran.

Apalagi, Ambarala dan keturunan Arung Sumaling di berbagai wilayah telah sepakat melakukan pemugaran makam. Karena menjadi bagian situs sejarah.  Ia juga cucu Raja Gowa ke 20 dan Bone ke 19.

“Kami semua cicitnya merencanakan memugar beberapa makam raja asal Bone dan Gowa yang ada di Maros karena bisa menjadi lestari,” tutur Hasan Basri Ambarala.

Menurutnya, kisah Patriot Arung Sumaling sangat kental dengan sikap tegasnya menentang penjajahan Belanda pada zamannya. Ia terus melakukan perlawanan dengan gagah berani.

Baca Juga :  Bupati Luwu Hadiri PSBM XXII di Makassar

Ambarala menjelaskan, kisah paling melekat pada Sultan di dua kerjaan ini soal kesaktiannya yang tidak tempus peluru membuat Belanda kalang kabut.

Mana lagi, kelihaiannya susun strategi dalam cerita di Sungai Segeri Barru.

“Bayangkan saja perburuan oleh Belanda dari Bone sampai ke Atambua Maros finisnya. Barulah sang raja ini menemui ajalnya setelah ditenggelamkan di Sungai Lalatedong. Ini kisah menarik dan mengharukan,” kenang Ambarala.

Olehnya itu, menurut Ambarala yang juga staf Ahli Gubernur Sulsel ini, menghimpun para turunan dan keluarganya dari berbagai daerah.

Sehingga turut memberi kontribusi memugar situs bersejarah ini.

Sementara itu, Dosen Senior salah satu Perguruan Tinggi di Samarinda Dr Sibali juga meminta para keturunan Arung Sumaling

Baca Juga :  TP PKK Luwu Sosialisasikan Pemanfaatan Pekarangan Hatinya PKK, PHBS dan 5 Pilar STBM

memberikan perhatian untuk kelestarian makam sejarah tersebut.

“Paling tidak, situs ini bisa berbicara kepada generasi sekarang,

jika dulu ada sang patriot yang sangat menentang penjajahan bangsanya,” kata Dr Sibali.

Adapun rencana pemugaran makam telah menjadi bahan diskusi keluarga usai kunjungan.

Hadir dalam diskusi, seperti Andi Ilham Najamudin generasi ke 6 dari Arung Sumaling yang juga putra mantan Bupati Maros Andi Nadjamudin.

Adapun Keturunan La Mappesangka ini tersebar di Soppeng, Bone, Sinjai, Bulukkumba.

loading...

Selanjutnya, Luwu, Pangkep dan Maros serta sebagian besar di wilayah Mallawa.