ADWI 2022, Disbudpar Provinsi Berhasil Daftarkan 338 Desa Wisata di Sulsel 

BERITA.NEWS,Makassar– Jelang perhelatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Sulsel berhasil daftarkan potensi wisata 338 desa se-Sulawesi Selatan.

Capaian ini juga, membuat Disbudpar Sulsel berhasil memenuhi target 300 desa wisata asal menjadi peserta ADWI 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Pendaftaran akhir per 31 Maret lalu, Sulsel mencatatkan 338 desa wisata sebagai peserta ADWI 2022. Tak hanya itu, Sulsel juga menjadi provinsi paling banyak pesertanya dari 34 provinsi di Indonesia.

Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah menempati posisi kedua dan ketiga di bawah Sulsel.

“Alhamdulillah target itu tercapai. Bahkan melebihi karena data terakhir setelah pendaftaran tutup, yang terdaftar dari Sulsel sejumlah 338 desa wisata,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel Prof M Jufri.

Baca Juga :  DKP Sulsel Tanam 38 Ribu Mangrove di Bone

Ia menilai masing-masing desa sangat antusias menyambut tantangan menteri yang memberikan apresiasi kepada mereka melalui ajang ADWI tersebut.

Pada ADWI 2021 lalu, hanya ada 180 desa wisata di Sulsel. Jumlah itu berhasil lolos ke tahap 300 besar sebanyak 24 desa wisata, pada tahap 100 besar bertahan delapan desa wisata.

Lalu di 50 besar Sulsel berhasil memasukkan tiga desa wisata yakni Desa Wisata Ara di Bulukumba,

Desa Wisata Lembang Nonongan di Toraja Utara, dan Desa Wisata Kole Sawangan di Tana Toraja.

Adapun 338 desa wisata di Sulsel yakni Kabupaten Luwu Timur menempati urutan pertama terbanyak yakni 61, Kabupaten Maros 53 desa wisata dan Bantaeng 34.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Luncurkan Aplikasi Marketplace 'BajuBodo', Belanja Barang dan Jasa

Posisi keempat dan seterusnya oleh Enrekang 25, Jeneponto 21, Sinjai 20, Tana Toraja 14, Luwu 14, Pinrang 14, Gowa 11,

Pangkep 11, Bulukumba 10, Toraja Utara 6, Soppeng 5.

Luwu Utara 5, Barru 5, Wajo 4, Palopo 4, Takalar 4, Makassar 4, Parepare 4, Sidrap 4, Selayar 3, dan Bone 2 (dua) desa wisata.