Dinas Perdagangan Sulsel: Harga Cabai dan Bawang Merah Mulai Naik

BERITA.NEWS,Makassar– Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Ashari F Radjamilo mengaku terjadi kenaikan harga pada Cabai dan bawang merah. Kamis (17/3/2022).

Ashari mengatakan data kenaikan tersebut ia dapat hari hasil survei langsung di lapangan oleh tim Dinas Perdagangan, pantauan harga rutin, apalagi menjelang bulan Ramadhan.

Mana lagi, persoalan Minyak Goreng, ia mengaku masih menjadi polemik di masyarakat ketersediaan stok, hingga harga yang masih variatif di pasaran.

“Minyak goreng tetap. Cabai biasa itu naik Rp 1.000 dari Rp 40 ribu ke Rp 41 ribu. Cabai rawit dari Rp 33 ribu menjadi Rp 34 ribu,

Baca Juga :  Plt Kasatpol-PP Sulsel Kukuhkan 28 Komandan Pleton dan Kompi

Yang tinggi kenaikan ini cabai merah. Itu kurang lebih Rp 1.600. Bawang merah juga ada kenaikan,” ucapnya.

Menurut Ashari, kenaikan harga cabai imbas dari kondisi cuaca, musim penghujan. Utamanya daerah penghasil tinggi seperti, Jeneponto dan Wajo.

“Pasti karena cuaca. Cabai itu tidak bisa dipaksakan karena langganan banjir sekarang Jeneponto. Setiap tahun Wajo, produksi cabenya tetapi masalahnya adalah selalu banjir,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Sulsel Terapkan 'Nine Box Talent Management' Tentukan Jabatan Pratama

Soal Minyak Goreng, Ashari mengaku masih terjadi kelangkaan. Gula masih sama berada harga eceran tertinggi.

“Minyak goreng langka karena itu pantauan teman-teman saya di bawah. Gula sampai dengan saat ini setiap saya pergi beli adami dengan harga HET yang tetap,” ucapnya.