Proyek Kereta Api Sasar 175 Pemilik Lahan di Maros – Makassar

BERITA.NEWS, Makassar– Proyek Strategis Nasional (PSN) Kereta Api Segmen Maros – Makassar kembali digarap. 175 pemilik lahan saat ini masuk sasaran untuk penetapan lokasi (penlok) pemerintah. Rabu (12/1/2022).

Kepala Bidang Pertahanan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkintan) Pemprov Sulsel Fahruddin mengatakan pembebasan lahan masih dalam tahap pertama, sosialisasi kepada pemilik lahan keberada proyek Kereta Api tersebut.

“Rencana pembebasan di tahap persiapan jadi ada pemberitahuan, pendataan lokasi, kemarin tahap pemberitahuan rencana pembangunan kepada masyarakat pemilik lahan,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur - DPRD Sulsel Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA 2023

Fahruddin mengatakan untuk Makassar ada dua kecamatan menjadi titik rencana penetapan lokasi Kereta Api. Yakni, Biringkanayya dan Tamalanrea. Luas lahan di Kota Makassar dan Maros kurang lebih 83,94 hektare.

“Kisaran 175 pemilik , Makassar itu 113 kemudian ada beberapa pemilik memiliki beberapa bidang tanah,” sebutnya.

Menurutnya, para pemilik lahan sangat antusias menyambut rencana proyek strategis nasional tersebut. Prinsip keterbukaan informasi jadi dasar kuat bangun kepercayaan masyarakat.

“Kalau masyarakat antusias, sangat merespon, itu prinsip keterbukaan sebelum bebaskan lahan sampaikan dilokasi ini kena jalur kereta api sehingga mereka memahami kepastian lahannya,” ujarnya.

Baca Juga :  PUTR: Pengejaran Drainase Jalan Tun Abdul Razak Butuh Dukungan Masyarakat

“Intinya komunikasi dua arah intens. Kalau kemarin pada saat pemberitahuan tidak antusias berikan informasi valid misalnya batas lahan diwakili orang lain. Ketika penilaian turun tidak detail memahami lokasi. Penilaian tidak maksimal karena informasi itu,” jelasnya.