Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 2,9 Miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan 17 Ribu Honorer

Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel Andi Darmawan Bintang (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menganggarkan Rp 2,9 Miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan untuk 17 ribu pegawai tidak tetap (PTT) atau honorer. Termasuk para guru tingkat SMA, SMK di Sulsel,Senin (20/12/2021).

Kepala Bappelitbangda Pemprov Sulsel Andi Darmawan Bintang mengaku pihaknya menganggarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga honorer. Sehingga tidak terjadi potong gaji untuk membiayai program tersebut.

“BPJS Ketenagakerjaan Anggaran Rp 2,9 M per-tahun. Karena cakupan itu adalah kematian dan kecelakaan kerja. Kami harap itu diluar gaji. Jadi 2022 tidak ada lagi gaji yang potong, semuanya disiapkan Pemerintah Provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Usulan Pelantikan Andalan Jadi Gubernur Sulsel Sudah di Kemendagri

Selain terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Mereka dapat bantuan Bantuan Subsidi Upah (BSU). “Ada yang memotong, ada juga yang sudah dialokasikan sendirian seperti dinas pendidikan. Yang kedua mereka nantinya akan berhak mendapatkan subsidi Upah,” ujarnya kepada BERITA.NEWS.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulsel Imran Jausi berharap anggaran yang siapkan bisa dirasakan semua honorer. Khususnya Guru.

Baca Juga :  BPK RI Periksa LKPD 2021, Plt Gubernur Sulsel Minta OPD Koperatif Beri Data

“Iye, kita berharap semua non ASN juga di cover oleh BPJS, Guru sekitar 11 ribuan,” singkatnya.

Andi Khaerul